Semua tim Afrika menolak tampil pada kualifikasi Piala Dunia 1966 sebagai bentuk protes kepada FIFA.
Piala Dunia 2010 diberi tajuk sebagai pesta seluruh rakyat Afrika karena untuk kali pertama pesta terbesar sepakbola dunia diselenggarakan di benua tersebut.
FIFA dengan cerdik merangkai puncak penyelenggaraan di Afrika Selatan Juni tahun depan dengan menunjuk Mesir sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan Nigeria sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 akhir tahun ini sebagai penghangat pesta.
Sabtu (14/11) malam, drama terjadi dalam kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Afrika. Nigeria lolos ke Afrika Selatan berkat "bantuan" Mozambik yang mengalahkan Tunisia di Grup 2.
Grup 3 menyajikan persaingan yang lebih ketat karena Mesir berhasil meraih kemenangan minimum 2-0 atas Aljazair untuk memaksakan partai play-off. Hebatnya, gol penentu dihasilkan Emad Moteab pada menit kelima tambahan waktu babak kedua!
Namun, dalam sejarah Piala Dunia, Afrika pernah tak mengirimkan wakil tanpa melalui pertandingan sama sekali!
Setelah tim asal Asia dan Afrika gagal lolos pada dua Piala Dunia sebelumnya, masing-masing selalu tersungkur pada babak play-off antarbenua, FIFA memberikan satu tiket kepada pemenang pertandingan antara juara zona Asia dengan Afrika.
Afrika menolak kebijakan tersebut karena menganggap mereka pantas diberi satu tiket otomatis. Tapi, FIFA bergeming dengan keputusan semula. Akibatnya, CAF tidak menyelenggarakan babak kualifikasi Piala Dunia 1966 sama sekali. Juara zona Asia, Korea Utara, pun langsung lolos ke putaran final. Seperti dicatat sejarah, tim Kuda Terbang tampil gemilang di Inggris '66.
Wakil Afrika pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia adalah Mesir, yang tampil di Italia '34.
Selasa, 17 November 2009
FACT OF THE DAY (15 November 2009)
Diposting oleh christian di 05.47
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar