Meski mampu melesakkan dua gol yang disarangkan oleh striker pengganti Sergio 'Kun' Aguero, Atletico Madrid harus rela tersingkir dari Liga Champions musim ini, setelah bermain imbang 2-2 dengan Chelsea di Stadion Vicente Calderon, Selasa (3/11).
Hasil ini tentu saja mengubur ambisi pelatih anyar Atletico Madrid Quique Sanchez Flores, dimana kini mereka berada di urutan ketiga dengan poin dua dan tidak dapat mengejar perolehan angka dari Chelsea dan Porto yang berhak menempati urutan satu dan dua dengan nilai 10 dan sembilan di Grup D.Dalam tempo permainan tingkat tinggi, Atletico, yang terus menerus mendapatkan tekanan dari publik karena serangkaian hasil buruk yang mereka raih di kompetisi domestik dan juga Eropa.
Penampilan gemilang Sergio Aguero yang baru masuk di babak kedua membuat dirinya kian diminati oleh The Blues, karena torehan dua golnya yang sangat brilian di menit-menit akhir.
Chelsea membuka serangannya di menit 32 melalui tandukan Salomon Kalou, yang merupakan peluang terbaik timnya di babak pertama.
Usai turun minum Didier Drogba hampir menciptakan gol pembuka saat eksekusi tendangan bebasnya mampu dimentahkan oleh Sergio Asenjo.
Ketidaksigapan kapten John Terry dalam menanduk bola udara, berhasil dimanfaatkan oleh Sergio Aguero yang kemudian melepaskan tendangan voli guna melewati hadangan Petr Cech di menit 66.
Akan tetapi Chelsea mampu mengimbangi permainan saat umpan silang Florent Malouda berhasil diselesaikan oleh Didier Drogba saat pertandingan tinggal tersisa delapan menit.
Akan tetapi enam menit kemudian berawal dari umpan panjang Ashley Cole, Didier Drogba melepaskan tendangan first-time namun masih dapat digagalkan Asenjo, ironisnya bola muntahan kembali didapati oleh penyerang Pantai Gading itu guna mengubah keadaan.
Kemenangan yang sudah didepan mata itu harus sirna saat skuad Carlo Ancelotti itu menyaksikan eksekusi tendangan bebas yang dilepaskan Aguero menembus pagar betis dan tidak dapat dijangkau oleh Cech.
Sebenarnya di injury-time Drogba hampir saja menciptakan gol ketiganya, namun sayangnya eksekusi mantan pemain Marseille itu tidak menemui sasaran.
Susunan pemain:
Atletico Madrid: 1-Sergio Asenjo; 21-Luis Perea, 16-Juanito, 22-Pablo Ibanez, 3-Antonio Lopez; 20-Simao Sabrosa (9-Jurado 83), 23-Cleber Santana, 12-Paulo Assuncao, 19-Jose Antonio Reyes (11-Maxi Rodriguez 72); 14-Florent Sinama Pongolle (10-Sergio Aguero 54), 7-Diego Forlan.
Chelsea: 1-Petr Cech; 35-Juliano Belletti, 33-Alex, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 10-Joe Cole (20-Deco 70), 5-Michael Essien (13-Michael Ballack 59), 8-Frank Lampard, 15-Florent Malouda; 21-Salomon Kalou (39-Nicolas Anelka 70), 11-Didier Drogba.
Falcao Loloskan Porto
Meski harus tandang ke Stadion GSP, FC Porto mampu membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu tim pengancam di Grup D, usai memetik kemenangan tipis 1-0 atas APOEL Nicosia.
Dalam 20 menit pertama Porto mampu melahirkan dua peluang matang melalui Bruno Alves yang melepaskan tendangan bebas, namun masih berada diatas mistar gawang. Kemudian tendangan Raul Meirelles dari luar kotak penalti masih dapat digagalkan Chiotis.
Kepastian FC Porto untuk mendampingi Chelsea ke babak berikutnya ditentukan oleh Falcao yang mampu memecahkan kebuntuan rekan-rekannya di menit 84, guna mengakhiri petualangan APOEL di ajang Liga Champions musim ini.
Susunan pemain:
APOEL: 22-Dionisios Chiotis; 7-Savvas Poursaitides, 10-Constantinos Charalambidis, 14-Joost Broerse, 17-Marinos Satsias, 19-Marios Elia (5-Boban Grncarov 57), 20-Jean Paulista (29-Nektarios Alexandrou 61), 23-Helio Pinto, 24-Christos Kontis (9-Andreas Papathananasiou 89), 26-Nuno Morais, 30-Nenad Mirosavljevic.
Porto: 1-Helton, 2-Bruno Alves, 3-Raul Meireles, 6-Fredy Guarin (20-Tomas Costa 83), 9-Falcao (7-Belluschi 90), 10-Cristian Rodriguez (19-Farias 69), 12-Hulk, 14-Rolando, 15-Alvaro Pereira, 21-Cristian Sapunaru, 25-Fernando.
0 komentar:
Posting Komentar