Sabtu, 31 Oktober 2009

Chelsea Kembali Cukur Bolton

Chelsea berhasil memperkokoh posisinya di puncak klasemen Liga Premier setelah kembali mencukur Bolton Wanderers empat gol tanpa balas di Stadion Reebok, Sabtu (31/10).

Donasi tiga angka ini membuat Chelsea mengemas 27 angka, unggul lima poin dari Arsenal dan Manchester United yang berada di posisi dua dan tiga.

Namun MU berpeluang mendekat karena baru bertanding beberapa jam mendatang. Bolton sendiri terpuruk di posisi 14 dengan 11 poin.

Kemenangan 4-0 Chelsea ini merupakan ulangan hasil di Piala Carling pertengahan pekan ini dimana The Blues juga sukses menggasak Bolton dengan skor serupa.

Chelsea langsung tampil menyerang begitu pertandingan dimulai dengan dimotori trio gelandang Deco de Souza, Michael Ballack dan Frank Lampard.

Di menit ke-14, Chelsea hampir membuka keunggulannya bila tendangan Nicolas Anelka tak mampu dihalau kiper Jussi Jaaskelainen.

Semenit kemudian, Jaaskelainen kembali melakukan penyelamatan gemilang guna menggagalkan tandukan Didier Drogba.

Drogba lagi-lagi mendapat peluang untuk membuka keunggulan Chelsea di menit ke-20, tapi tendangannya kembali dapat dimentahkan Jaaskelainen.

Bolton juga bukannya tidak memberikan perlawanan. Dengan mengandalkan pemain Korea Selatan Lee Chung-yong, beberapa peluang mampu didapat Bolton.

Kevin Davies dan Johan Elmander tercatat memiliki peluang emas untuk menjebol gawang Petr Cech, namun karena terburu-buru tak ada yang membuahkan hasil.

Petaka menimpa Bolton di masa injury time babak pertama ketika Jllotyd Samuel melanggar Drogba yang sudah lepas sendirian.

Wasit pun mengusir Samuel dan memberikan hadiah penalti kepada Chelsea. Lampard yang ditunjuk sebagai algojo dengan dingin memperdaya Jaaskelainen.

Keunggulan jumlah pemain membuat Chelsea semakin mengencarkan serangannya setelah turun minum. Drogba hampir saja membawa Chelsea memperbesar keunggulannya, namun pemain Pantai Gading itu kurang beruntung dimana dua peluangnya mampu dihalau Jaaskelainen.

Pada menit ke-57, giliran Lampard yang memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan Chelsea ketika tendangan jarak jauhnya cuma membentur mistar gawang.

Chelsea akhirnya mampu menggandakan keunggulannya saat laga berlangsung sejam. Mendapat sodoran dari Anelka, Deco dengan tenang mengecoh seorang pemain belakang Bolton sebelum melepaskan tendangan melengkung yang menipu Jaaskelainen.

Delapan menit sebelum bubaran, Chelsea kembali menjebol gawang Jaaskelainen, kali ini melalui bunuh diri Zat Knight yang berusaha menghalau umpan Ricardo Carvalho.

Tak puas dengan keunggulan tiga gol, Chelsea menambah satu gol lagi di masa injury time. Kali ini Drogba tak menyia-nyiakan peluang yang didapatnya hasil umpan matang Lampard.

Susunan Pemain:

Bolton:
Jaaskelainen, Ricketts, Cahill, Knight, Samuel, Muamba (M Davies 65), Basham (Robinson 46), Cohen, Lee (Gardner 46), K Davies, Elmander.

Chelsea: Cech, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ferreira, Essien, Ballack, Lampard, Deco, Anelka, Drogba.

Liverpool Tersungkur di Craven Cottage

Bermain dengan sembilan pemain, Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah Fulham 3-1 pada laga lanjutan Liga Premier di Stadion Craven Cottage, Sabtu (31/10).

Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan di posisi lima klasemen Liga Premier dengan 18 angka. Sedangkan Fulham naik ke peringkat 11 dengan 14 poin.

Turun tanpa kapten Steven Gerrard yang masih cedera, Liverpool hampir unggul lebih dulu di menit ke-21, sayangnya tendangan Yossi Benayoun masih mengenai tiang.

Dua menit kemudian, Fulham yang justru mampu membuka keunggulannya saat umpan silang Damien Duff disambar Bobby Zamora yang tak terkawal.

Liverpool baru dapat membalasnya tiga menit sebelum jeda lewat tendangan voli mesin gol asal Spanyol Fernando Torres.

Di babak kedua, permainan Liverpool menurun. Fulham mampu melahirkan beberapa peluang emas seperti yang didapat Zoltan Gera.

Fulham pun akhirnya dapat kembali memimpin pada menit ke-73 setelah tendangan Eric Nevland dengan tumitnya memperdaya Jose Reina.

Liverpool semakin terpuruk setelah bek kanan Philipp Degen diganjar kartu merah di menit ke-79 akibat tekel brutalnya terhadap Clint Dempsey.

Dua menit kemudian, Liverpool bahkan harus bermain dengan sembilan pemain setelah Jamie Carragher menyusul Degen akibat pelanggaran kepada Zamora yang berpeluang mencetak gol.

Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan Fulham untuk memperbesar keunggulannya tiga menit sebelum bubaran. Kali ini Dempsey yang memperdaya Reina.

Adapun di laga lainnya, klub juru kunci Portsmouth berhasil mencukur Wigan Athletic empat gol tanpa balas.

Penyerang Arouna Dindane menjadi bintang lapangan dengan keberhasilannya mencetak hat-trick. Satu gol lainnya disumbang Frederic Piquionne. Walau menang besar, Portsmouth masih terpuruk di dasar klasemen karena baru mendapat tujuh poin.

Hasil Lainnya:


Sunderland 2 (Reid 39', Richardson 76')
West Ham 2 (Franco 30', Cole 36')

Stoke 2 (Elokobi 17' og, Etherington 44')
Wolverhampton 2 (Craddock 47', 64')

Everton 1 (Bilyaletdinov 45')
Villa 1 (Carew 47')

Burnley 2 (Alexander 20'pen, 77')
Hull 0

Napoli Bungkam Juve

Napoli berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol terlebih dulu guna mempermalukan tuan rumah Juventus 2-3 pada giornata ke-11 Serie A di Stadion Olimpico, Sabtu (31/10).

Kekalahan ini membuat Juve gagal mendekati pemuncak klasemen Inter Milan dan tertahan di posisi dua dengan 21 angka. Bahkan Juve terancam tergusur oleh peringkat tiga Sampdoria yang cuma terpaut satu angka.

Napoli sendiri dengan kemenangan ini berhasil menyodok ke posisi lima dengan torehan 17 angka.

Hasil ini juga menjadi kado ulang tahun yang pahit bagi Juve yang akan genap berusia 112 pada hari Minggu (1/11).

Selain harus menelan kekalahan, Juve juga kehilangan Mauro Camoranesi yang cedera serta pemain pengganti Amauri Carvalho yang diganjar kartu merah.

Juventus sebenarnya mengawali laga dengan baik dan berhasil unggul terlebih dulu di menit ke-35 melalui tandukan David Trezeguet yang meneruskan umpan silang Zdenek Grygera.

Bahkan sembilan menit setelah jeda, Juve mampu menggandakan keunggulannya setelah Sebastian Giovinco memanfaatkan kesalahan bek Napoli Matteo Contini.

Sayangnya keunggulan dua gol ini membuat Juve lengah. Hasilnya Napoli pun kembali dapat bangkit dari ketertinggalan seperti di pertengahan pekan ini saat mereka berhasil menahan imbang AC Milan 2-2.

Kebangkitan Napoli diawali sontekan gelandang Marek Hamsik yang meneruskan umpan tarik pemain pengganti Jesus Datolo, lima menit setelah gol Giovinco.

Papan skor pun berimbang 2-2 pada menit ke-64 setelah Datolo menyambar bola muntah tandukan German Denis yang ditepis Gianluigi Buffon.

Skor 2-2 ini membuat Juve kembali melancarkan serangan. Namun karena keasyikan menyerang, pertahanan Juve lengah.

Akibatnya Napoli berhasil membalikkan kedudukan delapan menit sebelum bubaran. Hamsik lagi-lagi menghadirkan petaka di gawang Juve ketika ia memanfaatkan kesalahan Tiago Mendes.

Alih-alih mencari gol penyeimbang, Juve malah harus bermain dengan 10 pemain di masa injury time ketika Amauri diganjar kartu merah karena melanggar kiper Morgan De Sanctis.

Susunan Pemain:

Juventus:
Buffon; Grygera, F Cannavaro, Chiellini, Grosso; Felipe Melo, Poulsen (Amauri 76); Camoranesi (Tiago 31), Diego, Giovinco (De Ceglie 85); Trezeguet

Napoli: De Sanctis; Campagnaro (Datolo 58), P Cannavaro, Contini; Maggio, Gargano, Cigarini, Hamsik, Aronica; Lavezzi (Pazienza 86), Denis (Quagliarella 69)

MU Bekuk Blackburn

Manchester United berhasil menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Liga Premier Chelsea setelah menekuk tamunya Blackburn Rovers dua gol tanpa balas di Stadion Old Trafford, Sabtu (31/10).

Donasi tiga angka ini membuat MU menempati posisi dua klasemen dengan 25 angka, terpaut dua poin dari Chelsea, yang mana kedua tim akan saling berjumpa pekan depan. Blackburn sendiri terpuruk di posisi 17 dengan 10 poin.

Membutuhkan kemenangan untuk terus menempel Chelsea, MU langsung menerapkan permainan menyerang sejak pertandingan dimulai.

Dimitar Berbatov hampir membawa MU membuka keunggulanya di menit ke-31, akan tetapi tandukannya dengan baik dapat dihalau Paul Robinson.

Beberapa menit kemudian, Berbatov kembali mendapat peluang. Kali ini tendangan pemain Bulgaria itu kembali mampu ditepis Robinson.

Lima menit sebelum jeda, MU berhasil menjebol gawang Blackburn lewat sontekan Berbatov, tapi wasit menganulirnya karena Wayne Rooney yang memberikan umpan telah terperangkap off-side.

Di babak kedua, MU semakin meningkatkan frekuensi serangannya. Alhasil pada menit ke-56, kebuntuan mereka terpecahkan berkat tendangan voli spetakuler Berbatov.

Keberhasilan unggul 1-0 membuat pelatih MU Sir Alex Ferguson memberikan kesempatan kepada pemain muda Gabriel Obertan melakukan debutnya di Liga Premier.

Obertan hampir saja melakukan debut sempurna, sayangnya ia gagal menyelesaikan peluang emas di menit ke-82 ketika sudah berdiri bebas di depan gawang Robinson.

Tiga menit sebelum peluit panjang berbunyi, MU mengakhiri perlawanan Blackburn ketika Rooney menyambar umpan silang Anderson.

Susunan Pemain:

MU:
Van der Sar, O'Shea, Brown, Evans, Evra, Valencia, Carrick, Anderson, Nani (Obertan 63), Berbatov (Owen 79), Rooney.
Goals: Berbatov 55, Rooney 87.

Blackburn:
Robinson, Chimbonda, Samba, Nelsen, Givet, Nzonzi, Emerton, Dunn (McCarthy 83), Andrews (Pedersen 57), Diouf, Di Santo (Kalinic 76).

Higuain Akhiri Keterpurukan Madrid

Aksi gemilang penyerang Gonzalo Higuain menghantarkan Real Madrid bangkit dari keterpurukannya dengan menekuk rival sekotanya Getafe dua gol tanpa balas pada lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (31/10).

Donasi tiga angka ini membuat Madrid menempel pemuncak klasemen Barcelona dengan sama-sama mengemas 22 angka. Namun Barca dapat kembali menjauh karena baru berlaga beberapa jam mendatang. Sedangkan Getafe dengan kekalahan ini terpuruk di posisi sembilan dengan 12 angka.

Madrid, yang mengalami mimpi buruk pada pertengahan pekan ini ketika dilumat klub divisi tiga Alcorcon di Copa del Rey, mendapat perlawanan sengit dari Getafe.

Bahkan kekalahan sempat kembali membayangi Madrid setelah mereka harus bermain dengan 10 pemain di menit ke-27 akibat kartu merah yang diterima bek Raul Albiol akibat melanggar eks pemain Los Blancos Roberto Soldado.

Keunggulan jumlah pemain membuat Getafe berani keluar menyerang dan hampir membuka keunggulannya sesaat sebelum jeda bila tandukan Soldado tidak digagalkan Iker Casillas.

Namun Madrid menunjukkan kelasnya di babak kedua. Meski bermain dengan 10 pemain, Madrid memiliki dua peluang emas lewat Mahamadou Diarra dan Karim Benzema sesaat setelah jeda.

Publik Santiago Bernabeu akhirnya bersorak delapan menit setelah jeda ketika tendangan Higuain gagal dibendung Oscar Ustari. Tiga menit kemudian, Higuain kembali menjebol gawang Ustari guna membawa Madrid unggul 2-0.

Higuain seharusnya dapat melengkapi aksi menawannya dengan mencetak hat-trick bila tendangannya tidak membentur tiang di menit ke-65. Skor 2-0 ini pun bertahan sampai bubaran.

Pique Gagalkan Kemenangan Barca

Gol bunuh diri palang pintu Gerard Pique membuat Barcelona gagal mendulang poin penuh dan harus puas bermain imbang 1-1 saat dijamu Osasuna pada lanjutan La Liga di Stadion Reyno de Navarra, Sabtu (31/10).

Hasil imbang ini membuat Barcelona gagal menjauh dari peringkat dua Real Madrid. Pasukan Josep Guardiola cuma unggul satu poin dari Los Blancos. Osasuna sendiri menempati posisi tujuh dengan 12 poin.

Mendapat dukungan penuh pendukungnya, Osasuna mampu mengimbangi permainan Barcelona. Kedua tim pun terlibat jual-beli serangan di babak pertama.

Namun meski silih berganti melancarkan serangan, tidak ada peluang emas berarti yang tercipta sehingga skor kacamata bertahan sampai jeda.

Barcelona meningkatkan intensitas serangannya setelah jeda. Di menit ke-54, Zlatan Ibrahimovic hampir membawa Barca memimpin, namun tendangannya dengan mudah diamankan kiper Ricardo.

Osasuna ganti membalas melalui mesin golnya Walter Pandiani. Akan tetapi dua kali tandukan Pandiani terlalu lemah sehingga mampu dibendung Victor Valdes.

Kebuntuan Barcelona akhirnya terpecahkan pada menit ke-72 ketika umpan silang kapten Carles Puyol dengan baik diselesaikan Seydou Keita, yang tengah on-fire.

Di penghujung laga Barca memiliki tiga peluang emas untuk memperbesar keunggulannya masing-masing melalui Lionel Messi (dua kali) dan Ibrahimovic. Sayangnya Ricardo tampil gemilang dan mampu menggagalkannya.

Barca pun harus membayar mahal kegagalan menyelesaikan peluang emas tersebut karena di masa perpanjangan waktu sebuah kemelut di depan gawang Valdes membuat Pique secara tidak sengaja melakukan gol bunuh diri.

Borriello Lambungkan Milan

Dua gol penyerang Marco Borriello menghantarkan AC Milan menyodok ke posisi empat klasemen Serie A setelah menang dua gol tanpa balas atas tamunya AC Parma di Stadion San Siro, Sabtu (31/10).

Tambahan tiga angka ini membuat Milan mengemas 19 angka dan berhak naik ke posisi empat. Sedangkan Parma melorot ke urutan enam dengan 17 angka.

Di awal laga, Parma sempat mengejutkan Milan melalui tendangan jarak jauh Blerim Dzemaili, untungnya Nelson Dida masih dapat menggagalkannya.

Di menit ke-12, publik San Siro bersorak setelah umpan matang gelandang serang Ronaldinho mampu diselesaikan oleh Borriello tanpa mampu dihalau kiper Antonio Mirante.

Beberapa menit kemudian, Parma hampir menyamakan kedudukannya bila Dida tidak tampil gemilang guna mematahkan tandukan Valeri Bojinov.

Dida kembali menyelamatkan Milan sesaat setelah jeda dimana ia berhasil menggagalkan aksi dari Daniele Galloppa.

Untuk menambah daya dobrak pelatih Parma Francesco Guidolin memasukkan penyerang gaek Nicola Amoruso di pertengahan babak kedua.

Kehadiran Amoruso membuat serangan Parma lebih hidup. Di menit ke-73, Alberto Paloschi hampir menciptakan malapetaka bagi mantan klubnya bila Dida tidak cepat menutup ruang tembaknya.

Satu menit sebelum peluit panjang berbunyi, palang pintu Thiago Silva hampir menggandakan keunggulan Milan bila tandukannya tidak membentur mistar gawang Mirante.

Milan akhirnya memastikan kemenangannya pada masa injury time lewat gol kedua Borriello yang kembali menyelesaikan umpan Ronaldinho.

Susunan Pemain:

Milan:
Dida; Oddo, Thiago Silva, Kaladze, Antonini (Zambrotta 52); Gattuso (Ambrosini 74), Pirlo, Seedorf (Flamini 81); Ronaldinho, Pato, Borriello

Parma:
Mirante; Dellafiore, Panucci, Lucarelli; Zaccardo, Lunardini; Morrone, Dzemaili (Amoruso 61), Galloppa (Budel 75); Bojinov (Lanzafame 70), Paloschi

Senin, 26 Oktober 2009

Persisam Datangkan Striker Thailand

Klub promosi Liga Super Indonesia, Persisam Samarinda mendatangkan pemain asing Asia dari Thailand, Pipat Tonkaya seharga Rp. 1,2 miliar.

Pemain yang beroperasi sebagai penyerang itu baru akan tiba di Samarinda minggu depan. Rencananya, ia akan diduetkan dengan striker lokal Zaenal Arief yang sebelumnya tak terlalu padu bila dipasangkan dengan Agung Suprayogi.

"Dalam dua kali laga, kita selalu mengandalkan Zaenal Arif di lini depan, dan ternyata hasilnya juga kurang maksimal. Hal ini karena Zainal tidak punya tandem yang cocok dalam melakukan penyerangan. Saya harap Pipat bisa menjadi inspirator terjadinya gol dan kemenangan untuk Persisam," kata pelatih Persisam, Aji Santoso.

Pipat sendiri baru diberikan uang muka kontrak sebesar Rp. 410 juta dan sisanya baru dibayar belakangan. Hal ini dilakukan manajemen tim berjuluk "Elang Borneo" itu lantaran masih melihat kondisi keuangan terbaru.

Hingga kini, mereka juga sudah memulangkan dua striker asing yakni Mattew Mayora dari Australia dan Baek So Yuun dari Korea Selatan yang sebelumnya ikut seleksi.

Nesta Menangkan Milan

Dua gol telat palang pintu Alessandro Nesta menghantarkan AC Milan bangkit dari ketertinggalan di babak pertama guna menekuk tuan rumah Chievo Verona 2-1 pada giornata kesembilan Serie A di Stadion Marc Antonio Bentegodi, Minggu (25/10).Dua kemenangan beruntun di Serie A ini membawa Milan menyodok ke posisi enam klasemen dengan 15 angka. Sedangkan Chievo tertahan di urutan 11 dengan 11 angka.

Bermain di depan ribuan pendukungnya, Chievo mampu unggul lebih dulu di menit ketujuh melalui Giampaolo Pinzi yang menyelesaikan umpan terobosan Sergio Pellissier.

Chievo hampir menggandakan keunggulannya selang tiga menit kemudian, untungnya kiper Nelson Dida masih dapat menggagalkan tendangan Pellissier.

Milan baru mendapatkan peluang emas di laga ini pada menit ke-15, akan tetapi tendangan Clarence Seedorf mampu digagalkan Stefano Sorrentino.

Setelah turun minum, Milan semakin gencar menekan pertahanan Chievo. Milan seharusnya sudah dapat menyamakan kedudukan delapan menit setelah jeda bila Sorrentino tidak tampil gemilang untuk mematahkan peluang Alexandre Pato dan Ronaldinho.

Milan akhirnya dapat menyamakan kedudukan saat laga tersisa sembilan menit ketika Nesta menyambar bola muntah tandukan Borriello yang membentur mistar.

Beberapa menit kemudian, Chievo hampir saja kembali unggul. Namun Dida, yang tengah dalam sorotan akibat melakukan blunder saat melawan Real Madrid, membayar kepercayaan pelatih Leonardo dengan melakukan penyelamatan gemilang saat menghalau tandukan Granoche.

Dan di masa injury time, Milan akhirnya dapat membalikkan kedudukan. Lagi-lagi Nesta yang memperdaya Sorrentino dengan sundulan mematikannya.

Susunan Pemain:

Chievo:
Sorrentino; Frey, Morero, Mandelli, Mantovani; Luciano, Iori (Bentivoglio 85), Marcolini (Ariatti 79); Pinzi; Pellissier, Bogdani (Granoche 66)

Milan:
Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Antonini (Zambrotta 88); Flamini, Pirlo, Seedorf; Pato, Huntelaar (Borriello 60), Ronaldinho (Inzaghi 79)

Rabu, 21 Oktober 2009

Livorno Pecat Ruotolo

Karena gagal memberikan prestasi mengesankan, klub juru kunci Serie A, Livorno memutuskan mendepak pelatih de facto Gennaro Ruotolo, Senin (19/10).

Prestasi Livorno di awal musim ini memang sangat mengenaskan. Dari delapan pertandingan Serie A, Livorno gagal memetik kemenangan dan menelan lima kekalahan sehingga tersungkur di dasar klasemen.

Buruknya prestasi Livorno membuat manajemen klub memutuskan mendepak Ruotolo. Konon posisi yang ditinggalkan Ruotolo akan diisi oleh Luigi Cagni.

Posisi Ruotolo di Livorno cukup unik dan jarang terjadi. Musim lalu ia sukses menghantarkan Livorno promosi ke Serie A. Namun Ruotolo tidak dapat melatih Livorno di Serie A karena tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.

Akibatnya Vittorio Russo yang ditunjuk mewakili Ruotolo di bangku cadangan Livorno setiap kali Antonio Candreva cs bertanding. Russo sendiri juga kemungkinan besar akan kehilangan jabatannya itu.

Middlesbrough Akhirnya Pecat Southgate

Middlesbrough akhirnya mengambil keputusan dramatis untuk memecat pelatih Gareth Southgate meski tim menang 2-0 atas Derby County di divisi satu Liga Inggris hari Selasa (20/10).

Pelatih berusia 39 tahun itu ditunjuk menjadi pelatih pada Juni 2006 selepas pensiun sebagai bek tengah dan kapten tim. Namun Southgate gagal mempertahankan Boro di Liga Premier musim lalu.

Tetapi di saat Boro ingin langsung berpromosi kembali di musim depan, langkah tim mulai meragukan dengan berada di posisi keempat divisi Championship.

"Ini adalah keputusan tersulit yang pernah saya lakukan di sepakbola," ujar ketua Boro, Steve Gibson, mengenai keputusannya.

Selain memecat Southgate, Boro juga kehilangan penasehat tehnik Alan Smith yang dinilai klub sebagai konsultan sepakbola.

"Gareth sudah memberi jasa sangat hebat kepada Boro dalam masa yang sulit. Namun kami juga harus berubah dan itu harus segera dilakukan," imbuh Gibson menyoroti tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri.

Kendati demikian, Gibson tak menjelaskan siapa yang akan mengisi kursi pelatih selepas perginya Southgate. (Hdn/BBC)

Risse Bersaudara Warnai Fulham vs Roma

Pertemuan Fulham dengan AS Roma dalam lanjutan Grup 5 Liga Europa hari Kamis (22/10) akan menjadi penentu keunggulan antara Risse bersaudara.

Gelandang sayap kanan Fulham Bjorn Helge Riise akan bertemu dengan sang kakak John Arne Risse yang bermain di posisi bek kiri Roma.

"Kami berkomunikasi via telepon setiap hari dan berbagi kamar saat memperkuat tim nasional Norwegia. Jadi, besok akan menjadi pertemuan pertama kami di lapangan," ujar Bjorn Helge yang berusia 26 tahun.

"Saya lebih muda dan selalu mengalahkannya dalam hal apapun. Kami sering berlomba lari menuju rumah dan dia tak bisa menyentuh saya.

"Dia mengatakan akan menghajar saya di lapangan nanti dan saya pun siap membalasnya," imbuh Bjorn Helge.

Fulham sendiri masih memimpin Grup 5 dengan nilai empat dari dua kali laga. Sedangkan Roma masih berada di posisi ketiga dengan nilai tiga.

Selasa, 20 Oktober 2009

Ceko Tunjuk Bilek

Federasi Sepakbola Ceko memutuskan menunjuk mantan arsitek Sparta Praha Michal Bilek sebagai pelatih tim nasional mereka.

Pria berusia 44 tahun itu menggantikan posisi Ivan Hasek yang memutuskan untuk mundur pada pekan lalu setelah Ceko gagal lolos ke Piala Dunia 2010.

Bilek mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk memoles Milan Baros cs sehingga ia tidak dapat menolak tawaran tersebut.

"Ini merupakan sebuah tawaran yang anda tidak dapat menolaknya," tukas Bilek dalam keterangan resminya.

Bilek sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan timnas ceko karena ia menjabat asisten pelatih selama era Hasek.

Tugas berat sudah menanti Bilek untuk mengembalikan kejayaan Ceko mengingat sejumlah pemain senior kini sudah pensiun dari timnas.

Liverpool Kalah Lagi, Fiorentina Bungkam Debrecen

Penampilan buruk Liverpool di Liga Premier berlanjut di arena Liga Champions. Untuk kedua kalinya secara beruntun The Reds harus menelan kekalahan. Kali ini mereka dipermalukan tamunya Olympique Lyon 2-1 di matchday ketiga Grup E di Stadion Anfield, Selasa (20/10).

Donasi tiga angka ini membuat Lyon kokoh di puncak klasemen Grup E dengan poin sempurna dari tiga laga. Sedangkan Liverpool tersungkur di posisi tiga dengan poin tiga setelah menelan empat kekalahan beruntun di semua ajang yang diikuti.

Kekalahan ini membuat peluang Liverpool untuk bisa lolos ke babak knock-out cukup berat sebab di laga lainnya Fiorentina sukses menghantam Debrecen 4-3 sehingga mereka menduduki posisi dua Grup E dengan enam poin.

Meski bermain di kandang lawan, Lyon berani mengimbangi permainan Liverpool yang tidak diperkuat mesin golnya Fernando Torres yang masih cedera.

Laga berjalan 10 menit, Lyon hampir membuka keunggulannya ketika umpan silang Aly Cissokho ditanduk Lisandro Lopez, namun kiper Jose Reina masih dapat mematahkannya.

Empat menit kemudian, publik Anfield sempat bersorak gembira ketika Dirk Kuyt berhasil menjebol gawang Hugo Lloris, sayangnya gol ini dianulir wasit karena telah terjadi pelanggaran terlebih dulu.

Di pertengahan babak pertama, Liverpool kehilangan kapten Steven Gerrard yang masih belum fit benar pasca sembuh dari cedera sehingga harus diganti oleh Fabio Aurelio.

Sebuah peluang didapat penyerang muda Liverpool David Ngog di menit ke-35, akan tetapi tendangan volinya masih mampu ditepis Lloris.

Keputusan pelatih Rafael Benitez memasukkan Aurelio cukup tepat sebab di menit ke-41 The Reds mampu memecah kebuntuan berawal dari aksi pemain asal Brasil itu.

Bola umpan silang Aurellio yang menciptakan kemelut di depan gawang Lloris langsung disambar Yossi Benayoun guna membawa Liverpool memimpin 1-0.

Liverpool seharusnya dapat memimpin dua gol bila saja umpan silang pemain muda Martin Kelly yang ditanduk Aurelio tidak mampu ditepis Lloris.

Peluang untuk menggandakan keunggulan kembali didapat Liverpool pada menit ke-58, sayangnya tendangan Ngog yang sudah tak terkawal masih belum menemui sasaran. Tiga menit kemudian giliran Kuyt yang gagal menyelesaikan peluang yang didapatnya.

Pada menit ke-72, Lyon ternyata mampu menyamakan kedudukan lewat pemain pengganti Maxime Gonalons yang menggantikan posisi Cris yang cedera di babak pertama.

Reina sebenarnya tampil luar biasa dengan melakukan dua penyelamatan beruntun, namun bola liar langsung disambar Gonalons dengan sundulan.

Skor 1-1 ini membuat Liverpool kembali menekan Lyon. Untuk menambah daya dobrak, Benitez memasukkan penyerang Andriy Voronin.

Alih-alih mencari gol kemenangan, pertahanan Liverpool justru lengah. Melalui serangan balik cepat di masa injury time, Lyon justru mampu berbalik unggul.

Adalah pemain pengganti Cesar Delgado yang membuat publik Anfield terdiam ketika ia menyontek umpan tarik Sidney Govou. Gol ini tidak lepas dari kesalahan Jamie Carragher yang terlambat menutup pergerakan Delgado.

Susunan Pemain:

Liverpool:
25-Pepe Reina; 34-Martin Kelly (37-Martin Skrtel 74), 23-Jamie Carragher, 5-Daniel Agger, 22-Emiliano Insua; 20-Javier Mascherano, 21-Lucas; 15-Yossi Benayoun (10-Andriy Voronin 85), 8-Steven Gerrard (12-Fabio Aurelio 25), 18-Dirk Kuyt; 24-David Ngog.

Lyon: 1-Hugo Lloris; 13-Anthony Reveillere, 3-Cris (41-Maxime Gonalons 43), 28-Jeremy Toulalan, 20-Aly Cissokho; 17-Jean Makoun, 6-Kim Kallstrom; 14-Sidney Govou, 8-Miralem Pjanic, 10-Ederson (18-Bafetimbi Gomis 61); 9-Lisandro Lopez (19-Cesar Delgado 86).

Fiorentina Menang Lagi

Adapun Fiorentina yang bermain di kandang lawan sempat dikejutkan oleh gol cepat Peter Czvitkovics ketika pertandingan baru berumur dua menit.

Namun La Viola juga dengan cepat mampu meresponnya. Gol Adrian Mutu dan Alberto Gilardino dalam selang empat menit membuat Fiorentina sudah berbalik unggul pada menit ke-10.

Gol kedua Mutu sepuluh menit kemudian membawa Fiorentina menjauh. Debrecen menghidupkan peluang ketika Gergely Rudolf mampu memperdaya Sebastian Frey di menit ke-28.

Akan tetapi gol sayap Mario Alberto Santana tujuh menit sebelum jeda membuat Fiorentina kembali menjauh. Walaupun kembali dapat memperkecil ketertingalan lewat Adamo Coulibaly saat laga tersisa semenit lagi, waktu yang tersisa sudah tidak cukup bagi Debrecen untuk memaksakan hasil imbang.

Susunan Pemain:

Debrecen:
1-Vukasin Poleksic; 10-Laszlo Bodnar, 16-Adam Komlosi, 17-Norbert Meszaros (25-Zoltan Szelesi 30), 4-Leandro; 30-Zoltan Kiss (86-Zsolt Laczko 88); 77-Peter Czvitkovics, 33-Jozsef Varga, 55-Peter Szakaly (7-Tibor Dombi 56); 39-Adamo Coulibaly, 14-Gergely Rudolf

Fiorentina: 1-Sebastien Frey; 25-Gianluca Comotto, 3-Dario Dainelli (14-Cesare Natali 55), 5-Alessandro Gamberini, 23-Manuel Pasqual; 24-Mario Santana (20-Martin Jorgensen 68), 15-Cristiano Zanetti (18-Riccardo Montolivo 46);, 4-Marco Donadel, 6-Juan Vargas; 11-Alberto Gilardino, 10-Adrian Mutu.

Sabtu, 17 Oktober 2009

Munich Pecundangi Freiburg

BADEN-WURTTEMBERG - Skuad raksasa Jerman Bayern Munich sukses mempecundangi Freiburg 2-1 pada laga Bundesliga, malam ini, Sabtu (17/10/2009). Gol bunuh diri Cha Du Ri di menit 68 menyelamatkan Munich dari ancaman draw.

Lesakan bola gelandang Thomas Mueller di menit 42 menjadi satu-satunya gol dari kubu Munich. Memanfaatkan umpan manus Luca Toni, wajah baru barisan gelandang 20 tahun itu sukses mencetak gol keenamnya musim ini.

Unggul di babak pertama, skuad besutan Louis van Gaal yang bermain tanpa dukungan Arjen Robben dan Franck Ribery meningkatkan semangat. Babak kedua menjadi keberuntungan tersendiri bagi tim tamu ini.

Bek internasional Korea Selatan Cha Du Ri melakukan kesalahan dengan membobol gawang timnya sendiri setelah mendapat tekanan dari Mueller. Bukannya mementahkan bola, Cha malah melesakkannya ke dalam gawang yang dijaga Simon Pouplin. Munich unggul 2-0.

Kebobolan di gawang sendiri, Freiburg terus mereli peluang. Striker Stefan Reisinger berhasil menyelamatkan muka tim tuan rumah dengan gol tunggal yang dicetaknya dua menit di masa injury time. 2-1 untuk kemenangan Munich.

Kemenangan kali ini mengantar Munich semakin mendekati pemuncak klasemen sementara, Bayern Leverkusen. Kini, keduanya hanya terpaut lima angka.

Persiba Tertarik Striker Korsel

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan masih memiliki satu jatah pemain asing. Manajemen Persiba pun berencana merekrut legiun asing asal Korea Selatan untuk posisi striker.

Incaran kubu Persiba itu adalah striker kelahiran Jepang yang berpaspor Korea Selatan Jun Te Pyo dan mantan bomber Negeri Ginsing Park Jung Hwan. Seperti diketahu, untuk pemain asing dari Asia, Persiba baru memiliki gelandang bertahan Hamid Zakeri dari Iran.

Jun Te Pyo yang pernah memperkuat Persigo Gorontalo dan berpengalaman tujuh musim tampil di divisi III Argentina. Pemain 26 tahun tersebut sudah bergabung mengikuti latihan bersama Tim Persiba.

"Dari penampilan dua kali sesi latihan teknik bagus, dia pemain yang komplit dan saya sendiri cocok dengan dia. Biasanya fisik pemain asal Korea sangat kuat," puji Daniel Roekito usai latihan di stadion Persiba, Jumat (16/10/2009).

Meski sudah cocok Daniel menyerahkan penetapan pemain kepada manajemen. "Ya saya cocok dan tinggal adaptasi dengan tim saja. Tapi semua kita serahkan kepada manajemen," tambahnya.

Sementara itu manager tim Jamal Al Rasyid justru menyerahkan keputusannya kepada pelatih. Djamal yang menyaksikan langsung penampilan Jun Te Pyo mengaku puas.

Selain Jun, Persiba juga tengah melirik Park Jung Hwan. Persiba rencananya dalam waktu dekat akan mendatangkan striker 32 tahun tersebut untuk diseleksi dahulu. Selama berkarir, Park pernah memperkuat FC Seoul Korea (1992-2003), FC Gwangju Sangwan 2004-2005), Jeonbuk Hyundai Motor (2008), Suwon FC Korea (2009).

Dari informasi yang beredar, Park dibanderol dengan harga Rp950 juta. Sedangkan Jun Te Pyo kurang dari kisaran Rp500 juta.

Hattrick Noor Hadi Menangkan Persijap

JEPARA - Persijap kembali menangguk poin penuh dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara kemarin. Melawan tamunya Persitara Jakarta Utara, tim besutan Junaedi ini menang dengan skor menyakinkan 3-0 (2-0).

Kemenangan kemarin sekaligus sebagai ajang pembuktian kualitas seorang Noor Hadi. Striker produk Jepara tersebut memborong tiga gol kemenangan timnya di menit 36, 42, dan 81. Lebih istimewa lagi, ini merupakan hattrick pertama di perhelatan ISL musim kedua.

Bukan itu saja, dia juga membuktikan bahwa postur tubuh bukan menjadi kendala untuk mencetak gol maupun duel-duel udara. Sebab, dua dari tiga gol yang dilesakkan Noor Hadi berasal dari tandukan kepalanya. Maklum, postur tubuh Emen -panggilan Noor Hadi- yang terbilang pendek untuk ukuran striker juga tidak jarang membuat keberadaannya di tim seperti dinomorduakan. Dia disangsikan mampu berbuat banyak di hadapan pemain lawan yang memiliki postur tubuh lebih tinggi.

Namun, suara sumbang tersebut kemarin berubah menjadi gegap gempita pujian ribuan pendukung Persijap. Gol kedua di menit 42 menjadi bukti. Menyambut crossing Nurul Huda dari sisi kiri pertahanan Persitara, Noor Hadi terbang mendahului pemain belakang lawan Makwal dan menyarangkan bola di gawang Wawan Darmawan dengan kepalanya.

Pada pertandingan ini, sebenarnya Persitara lebih menguasai pertandingan. Di babak pertama, tim berjuluk Laskar Si Pitung tersebut berkali-kali mengancam Persijap yang dikawal Danang Wihatmoko. Pergerakan mesin gol Persitara Prince Kabir Bello mampu dimatikan kapten tim Evaldo Silva.

Sementara, tuan rumah mengalami kesulitan menembus tembok pertahanan Persitara dan aliran serangan Persijap sering terhenti di lini tengah. Akan tetapi, dua kali Persijap melakukan serangan balik, dua kali pula gol bersarang di jala Persitara. Gol-gol Noor Hadi juga tidak terlepas dari konsentrasi barisan belakang Persitara yang terfokus pada Pablo Frances. Kondisi ini membuat Noor Hadi lebih leluasa bergerak di kotak penalti lawan.

Asisten pelatih Persitara Doddy Sahetapy mengakui keunggulan tuan rumah. Meskipun Persitara sering menciptakan peluang, namun buruknya penyelesaian membuat tidak ada satupun gol yang bersarang di gawang Persijap.

"Di babak pertama, kami bermain cukup rapi. Namun memasuki babak kedua, konsentrasi pemain hancur. Untung kami hanya kemasukan tiga gol, seharusnya bisa lebih dari itu," kata Doddy.

Selain itu, faktor kekalahan timnya juga disebabkan pemain dilanda kelelahan. Masa recovery timnya tidak berjalan maksimal karena seteah bertanding di Lamongan, tenaga pemain semakin terkuras karena harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh menuju Jepara.

Dari kubu Persijap, asisten pelatih Anjar Jambore Widodo menyatakan, permainan timnya mulai menunjukkan perkembangan positif dibandingkan saat laga pertama melawan Pelita Jaya. Namun demikian, dia mengakui pemain-pemain tengah Persijap belum sepenuhnya mampu sebagai kreator serangan.

"Koordinasi di lapangan tengah masih perlu dievaluasi kembali untuk persiapan laga tandang. Akan tetapi, hasil akhir dari pertandingan ini harus tetap disyukuri," terang Anjar.

Terpisah, Noor Hadi merendah saat diminta berkomentar. Menurut dia, gol-gol tersebut bukan hanya karena faktor dirinya saja. Melainkan, merupakan hasil kerja sama dari seluruh pemain yang tentu menginginkan kemenangan.

"Saya masih butuh banyak belajar. Masih banyak peluang yang seharusnya membuahkan hasil maksimal, belum terselesaikan dengan baik," ujarnya.

The Gunners Gulung Birmingham City



HOLLOWAY - Gol Andrey Arshavin di menit 85 mengukuhkan supremasi Arsenal atas tamunya Birmingham City di Emirates, Sabtu (17/10/2009). Stepen Carr diganjar 3-1 oleh anak-anak Arsene Wenger, malam ini.

Dominasi Arsenal pada tim tamu terasa sejak awal babak pertama bergulir. Robin van Persie mulai mengancam setelah membobol gawang Birmingham di menit 16. Berselang dua menit giliran Abou Diaby menjadi eksekutor, memanfaatkan sliding van Persie.

Dua gol tanda keunggulan The Gunners membuat tensi pertandingan meninggi. Tim besutan Alex McLeish meningkatkan ritme permainan.

Usaha mereka berbuah apik setelah gelandang Lee David Bowyer berhasil memanfaatkan bola setelah kiper Arsenal Mannone secara tak sengaja menjatuhkan bola ke kaki Bowyer. Mantan gelandang Leeds United itu pun leluasa melesakkan gol pertama Birmingham. Kedudukan 2-1 untuk Arsenal.

Babak kedua berlangsung makin seru. Sebab, tim tamu hampir saya menyamakan kedudukan pada 10 menit paruh waktu kedua. Sementara Arsenal tak kurang menciptakan peluang emas yang tidak terselesaikan.

Kendati demikian, Andrey Arshavin membuat kejutan di menit 85. Memanfaatkan umpan Cesc Fabregas, striker internasional Rusia itu berhasil menembus gawang Joe Hart. Arsenal unggul 3-1.

Empat menit kemudian, The Gunners hampir saja melayangkan gol keempat. Gelandang bertahan Emmanuel Eboue coba mengumpan Diaby. Sayang, Hart terbilang cukup lihai melakukan penyelamatan.

Kamis, 15 Oktober 2009

Free Practice I MotoGP Australia Rossi Berhasil Permalukan Stoner

PHILLIP ISLAND - Valentino Rossi mencatat sesi latihan pertama Grand Prix Australia dengan gemilang. Pembalap Fiat Yamaha itu berhasil mengalahkan pahlawan tuan rumah Casey Stoner untuk menjadi pembalap terdepan.

Rossi berniat menghindari performa buruknya di Portugal. Untuk itu, The Doctor menjadi pembalap tercepat di sesi pertama latihan setelah mencatatkan waktu 1m31.032 detik.

Stoner harus puas berada di urutan kedua. Pembalap Ducati itu tertinggal 0,135 detik dari Rossi. Sementara itu, pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1m31.528 detik.

Lantas berada di posisi berapakah Jorge Lorenzo? Rekan setim Rossi itu, harus puas menduduki peringkat keenam. Bahkan, Lorenzo harus mengakui keunggulan Alex de Angelis dan Colin Edwards yang berada di atasnya.

Berikut hasil sesi latihan pertama:
Pos Rider Bike Time Gap

1. Valentino Rossi Yamaha 1m31.032s
2. Casey Stoner Ducati 1m31.167s + 0.135s
3. Dani Pedrosa Honda 1m31.528s + 0.496s
4. Alex de Angelis Gresini Honda 1m31.786s + 0.754s
5. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m31.846s + 0.814s
6. Jorge Lorenzo Yamaha 1m32.077s + 1.045s
7. James Toseland Tech 3 Yamaha 1m32.255s + 1.223s
8. Andrea Dovizioso Honda 1m32.502s + 1.470s
9. Mika Kallio Pramac Ducati 1m32.572s + 1.540s
10. Loris Capirossi Suzuki 1m32.606s + 1.574s
11. Nicky Hayden Ducati 1m32.771s + 1.739s
12. Randy de Puniet LCR Honda 1m32.808s + 1.776s
13. Toni Elias Gresini Honda 1m33.304s + 2.272s
14. Marco Melandri Hayate Kawasaki 1m33.422s + 2.390s
15. Chris Vermeulen Suzuki 1m33.504s + 2.472s
16. Gabor Talmacsi Scot Honda 1m33.818s + 2.786s
17. Niccolo Canepa Pramac Ducati 1m34.546s + 3.514s

Kharja Absen Enam Bulan

Kabar buruk bagi Genoa karena gelandang serang andalannya Houssine Kharja dipastikan harus absen selama enam bulan akibat cedera ligamen lutut.

Pemain yang direkrut Genoa dari Siena pada bursa transfer musim panas lalu itu mengalami cedera tersebut saat mengikuti sesi latihan.

Ternyata cedera yang dialami Kharja sangat parah. Pemain nasional Maroko berusia 27 tahun itu diperkirakan harus absen sampai enam bulan.

Absennya Kharja tentu saja akan memusingkan pelatih Gianpiero Gasperini karena eks pemain AS Roma itu tengah dalam grafik penampilan yang bagus.

Selain Genoa, Maroko juga sangat dirugikan dengan cederanya Kharja karena mereka masih harus berjuang untuk memastikan tiket ke putaran final Piala Afrika Januari nanti.

Persisam Targetkan Poin Penuh di Surabaya

Hasil imbang atas lawatannya ke Persik Kediri Rabu lalu, tak membuat seluruh pemain Persisam dapat berleha-leha, kali ini akan dihadapkan satu lagi lawan yang tangguh, yakni Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora 10 Nopember, Minggu (18/10).

General Manager Persisam Aidil Fitri mengungkapkan, bahwa saat ini pasukannya dalam keadaan fit tanpa seorang pun mengalami cedera meski laga lawan Persik berlangsung keras dan ketat sepanjang pertandingan.

"Salah satu hal paling disyukuri selain keberhasilan meraih angka adalah tak ada cederanya pemain. Ini menjadi bekal berharga jelang lawan Persebaya," ungkapnya.

Aidil mendapatkan motivasi atas keberhasilan Bontang FC yang dapat menahan Persebaya dengan skor 2-2, Aidil yakin bahwa timnya dapat mengikuti jejak Bontang FC, kalau memang lebih akan menjadi kebanggaan bagi Persisam.

"Kalau Bontang FC bisa menahan imbang Persebaya, tentu kita bisa juga melakukan hal yang sama. Kalau bisa mendapatkan angka tiga jauh lebih bagus lagi, tapi saya tekankan kepada semua pemain, bermain imbang saja sudah sangat bagus di kandang lawan," terangnya.

Persisam berharap mendapatkan dukungan serta doa khususnya dari masyarakat Samarinda sebagai pengiring perjuangan Hamka Hamzah dkk. Kalau dalam dua pertandingan awal ini Persisam Putra dapat angka, maka motivasi tinggi akan diperlihatkan pemain saat main di kandang sendiri.

Rabu, 14 Oktober 2009

Milan Belum Dekati Hernanes & Neymar

Milan terus berusaha meningkatkan kualitas skuad mereka di musim ini. Rencananya, di bursa transfer musim dingin, sejumlah pemain baru akan didatangkan.

Direktur umum Milan Ariedo Braida bahkan dikabarkan terbang ke Brasil untuk memantau langsung pemain bertalenta yang dinilai layak membela Milan.

Gelandang Sao Paulo Hernanes dan striker Santos Neymar masuk dalam daftar bidikan. Namun sejauh ini, Rossoneri masih belum melakukan pendekatan konkret.

"Saya tahu Braida menyaksikan beberapa pertandingan di Brasil, tapi belum ada ketertarikan konkret dalam diri Hernanes dan Neymar," tandas agen dua pemain tersebut, Augusto Frederico Pena kepada Calciomercato.it.

Pena juga menyanggah jika Milan menginginkan dua pemain ini.

"Sejauh yang saya tahu, Milan sedang mencari bek kiri. Di Brasil, sulit mencari pemain di posisi itu yang sesuai dengan standar Milan, tapi itulah yang Braida cari dan kami belum mendapat tawaran untuk dua pemain itu," ungkapnya lagi.

Persiba Lumat Sriwijaya FC

Persiba Balikpapan kembali meraih poin absolut di kandang, setelah melumat tamunya Sriwijaya FC 4-0 dalam laga lanjutan putaran pertama Superliga 2009/10, di Stadion Persiba, Balikpapan, Rabu (14/10).

Tanda-tanda kemenangan besar bakal ditorehkan Persiba di laga tersebut sudah terlihat ketika laga baru berjalan delapan menit, setelah Ferry Ariawan sudah membawa timnya unggul 1-0.

Hanya selang sepuluh menit, Johan Yoga Utama kembali memaksa kiper Sriwijaya FC Hendro Kartiko memungut bola dari gawangnya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC berusaha bangkit. Tapi rapuhnya lini belakang yang ditinggal Charis Yulianto membuat gawang mereka kembali bobol.

Tragisnya, dua gol kembali mampu disarangkan pemain tuan rumah, melalui striker anyar Julio Lopez pada menit ke-82 dan Hendra Siswanto di masa injury time babak kedua.

Persija Petik Kemenangan Perdana

Persija Jakarta berhasil bangkit dari keterpurukan pada laga perdana Liga Super Indonesia dengan mempermalukan tuan rumah Persema Malang 3-1 di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (14/10).

Dengan donasi tiga angka ini Persija untuk sementara memimpin klasemen LSI dengan poin tiga. Namun posisi ini kemungkinan akan tergusur karena sejumlah tim belum menyelesaikan pertandingannya.

Mendapat dukungan penuh ribuan pendukungnya, Persema langsung menerapkan permainan menyerang di awal laga dengan dimotori gelandang lincah Muhammad Kamri.

Beberapa peluang sempat didapat Persema di awal laga melalui penyerang asingnya Brima Pepito Sanusi, namun karena terlalu terburu-buru maka belum membuahkan hasil.

Justru serangan balik Persija yang menghasilkan gol pada menit ke-14. Lepas dari kawakan bek Persema, sayap Muhammad Ilham dengan dingin memperdaya kiper I Komang Putra (IKP) dengan tendangan menyusur tanah.

Namun sembilan menit kemudian, Ilham menjadi pecundang ketika ia melanggar Munhar di kotak terlarang sehingga wasit Oki Dwi Putra memberikan hadiah penalti kepada Persema.

Gelandang berkebangsaan Australia Robbie Gaspar yang ditunjuk sebagai algojo dengan baik menjalankan tugasnya guna membawa Persema menyamakan kedudukan.

Empat menit berselang, Persema seharusnya dapat berbalik unggul ketika umpan matang Pepito Sanusi membuat Kamri tinggal berhadapan langsung dengan kiper Muhammad Yasir. Sayangnya tendangan Kamri masih dapat digagalkan Yasir dengan kakinya.

Kegagalan ini harus dibayar mahal karena pada menit ke-35 Persija kembali memimpin melalui gol indah kapten Bambang Pamungkas. Mendapat umpan jauh dari Tolahu Abdul Musafry, Bambang dengan tenang mengontrol bola menggunakan dadanya sebelum melepaskan tendangan voli yang memperdaya IKP.

Lima menit sebelum turun minum, Persema hampir saja menyamakan kedudukan bila tendangan bebas Gaspar tidak mampu ditepis Yasir.

Laga memasuki menit ke-54, Persija mampu memperbesar keunggulannya berkat gol kedua Bambang. Gol ini tercipta berkat kesalahan IKP yang gagal menangkap dengan sempurna sebuah umpan silang.

Tertinggal dua gol membuat Persema meningkatkan intensitas serangannya. Kehadiran pemain pengganti Siswanto membuat serangan Persema semakin berbahaya.

Dua peluang sempat didapat Siswanto dipertengahan babak kedua, namun Yasir dengan baik masih dapat membendung tendangan eks pemain Persib Bandung itu.

Walaupun menguasai jalannya pertandingan dan mampu menciptakan sejumlah peluang, sampai peluit panjang berbunyi Persema tetap gagal menjebol gawang Yasir lagi sehingga skor 3-1 ini bertahan sampai bubaran.


Selasa, 13 Oktober 2009

Magic Perpanjang Rekor Pre-Season


MEMPHIS - Orlando Magic memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi empat laga beruntun di ajang pre-season musim ini. Kali ini, Magic sukses menekuk tuan rumah Memphis Grizzlies 102-83 di FedExForum, Memphis, Senin (12/10/2009) malam waktu setempat.

Bermain tandang tak membuat Magic tampil gugup. Duet Dwight Howard dan pemain pengganti J.J. Redick bahkan tampil trengginas dan mengantar Magic unggul 56-43 di dua kuarter awal. Pada kuarter ketiga, Grizzlies sempat memberikan perlawanan sengit.

Namun, Superman -julukan Howard- dan Redick yang mengemas masing-masing 15 poin kembali beraksi di kuarter akhir untuk kemudian mengantar timnya menang 102-83.

Kendati tampil impresif, namun perolehan poin Howard dan Redick masih kalah dari Mikael Pietrus yang tampil sebagai topskor Magic dalam laga kali ini. Guard 27 tahun ini sukses mengemas 19 poin, lima rebounds dan 4 assist.

Di kubu Grizzlies, Sam Young yang notaabene pemain cadangan justru mampu mencuri perhatian publik tuan rumah pada pertandingan kali ini. Young tampil sebagai bintang lapangan dengan mengemas 22 poin dan tiga rebounds. Sementara itu, O.J. Mayo yang kerap menjadi andalan Grizzlies mendulang poin, menempel ketat Young dengan mengoleksi 16 poin, 5 rebounds dan enam assist, diikuti Rudy Gay dengan torehan 12 poin dan satu rebounds.

Hasil lain pre-season NBA:
Charlotte 90
Atlanta 107

Orlando 102
Memphis 83

Phoenix 105
Oklahoma City 110
(Overtime)

Milwaukee 96
Houston 92

Golden State 117
LA Clippers 124

Inter Siap Tampung Ledesma


MILAN - Inter Milan mengincar beberapa pemain baru untuk bursa transfer Januari. Selain menyatakan ketertarikan kepada Goran Pandev, I Nerazzurri juga mengaku mengincar gelandang Lazio Cristian Ladesma.

Seperti diketahui sebelumnya, Inter memang sudah menyatakan minat untuk meminang Pandev pada bursa transfer Januari. Presiden I Nerazzurri Massimo Moratti ingin mencari pengganti Samuel Eto'o yang akan tampil di Piala Afrika.

Menurut ahli transfer Inter, Giulio Mola, tim bermarkas di Giuseppe Meazza itu juga tertarik ingin meminang Ladesma, yang dikabarkan bakal ditendang dari Lazio pada Januari mendatang.

"Inter juga sedang memikirkan untuk meminang gelandang dengan kualitas bagus untuk menambah kedalaman skuad. Melihat pemain yang ada di bursa transfer, Ladesma adalah pilihan buat pelatih Jose Mourinho," jelas Mola.

"Namun, mengingat Fiorentina juga menyatakan ketertarikan yang sama, mungkin Moratti harus melawan Corvino yang memiliki hubungan bagus dengan pemain bersangkutan," tandasnya dikutip Goal, Selasa (13/10/2009).

RD: Persiba Pintar Rekrut Pemain

Menghadapi tuan rumah pada pertandingan besok sore di stadion Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC melakukan latihan ringan di base Persiba Balikpapan, Selasa (13/10/2009) pagi.

Latihan dipimpin langsung Pelatih Rahmat Darwaman yang tiba bersama rombongan pada Senin (12/10/2009) malam di Kota Minyak.

"Latihan kita ini yang lebih penting sekarang ini adalah membantu recovery pasca dua kali pertandingan di ujung pandang. Baikpapan tentu diuntungkan dengan tidak bergerak karena bermain di kandang sementara kita melalui proses traveling yang cukup panjang makanya latihan hari ini lebih membantu sifanya recovery dan latihan happy game saja," ucap Rahmat Darmawan usai latihan di Stadion Persiba.

Soal target, Rahmat mengaku tidak muluk-muluk yang terpenting adalah bisa mendapatkan point disetiap pertandingan. Persiba menurut Rahmat memiliki materi pemain yang lebih solid dibandingkan tahun lalu.

"Materi Persiba ya sekrang lebih solid. Kalau dilihat dari rekrutmen pemain, mereka pintar ya dalam rekrutmen. Mereka betul-betul memaksimalkan regulasi 3 plus dua (3 pemain asing dan 2 pemain asia) dengan mengambil pemain yang pas. Dia ada Mijo Dadic pemain posisi belakang yang sangat bagus, Pugliara pemain bagus di tengah dan di depan ada Jilo yang kita semua tau bagaimana dia. Itu yang menjadi catatan saya," jelas Rahmat yang telah membawa SFC dua kali juara ILS.

Rahmat juga menegaskan kewaspadaannya tidak hanya bertumpu pada tiga pemain asing Persiba saja melainkan pemain muda persiba yang memiliki potensi dan permainan yang bagus.

"Kita harus sangat mewaspadai pemain persiba tidak hanya tiga itu dan juga pemain mudanya seperti Yoga yang kemarin cetak gol. Itu anak Semarang kita lihat dia bagus," tandasnya.

Minggu, 11 Oktober 2009

Djokovic Juara China Open

Minggu, 11 Oktober 2009 - 18:45 wib

Achmad Firdaus - Okezone
Foto: Daylife

BEIJING - Keberhasilan menembus peringkat tiga dunia ternyata mendongkrak motivasi Novak Djokovic di ajang China Open 2009. Djokovic tampil sebagai juara, setelah di partai final sukses menundukkan Marin Cilic, 6-2, 7-6 di Olympic Tennis Center, Minggu (11/10/2009).

Sukses menggeser Andy Murray di peringkat tiga dunia, beberapa hari lalu memberikan suntikan moral berarti bagi Djokovic di partai final. Petenis asal Serbia ini pun tampil penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Sayang, hujan deras yang mengguyur Olympic Tennis Center membuat court menjadi licin, sehingga memaksa panitia menunda set pertama saat kedudukan imbang 2-2.

Setelah hujan reda, pertandingan pun kembali dilanjutkan. Djokovic yang menyandang status unggulan kedua pada event kali ini terus melanjutkan dominasinya terhadap Cilic. Akurasi pukulan dan servis keras menjadi andalan Djokovic meladeni permainan cepat Cilic yang pada semifinal sukses menundukkan mantan petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal.

Sayang, Cilic gagal mengulang performa terbaiknya seperti saat menundukkan Nadal. Alhasil, petenis Krosia ini pun harus merelakan set pertama digenggam Djokovic dengan skor 6-2.

Memasuki set kedua, Cilic yang tak ingin memperpanjang rekor tiga kali kalah dari Djokovic, mulai memberikan perlawanan sengit. Petenis peringkat 15 dunia bahkan sempat unggul 5-4 atas Djokovic di pertengahan set kedua. Namun diluar dugaan, Djokovic mampu bangkit dan menyamakan kedudukan, hingga akhirnya merebut set kedua sekaligus menyabet gelar juara dengan skor 7-6.

Kemenangan ini juga menambah panjang daftar rekor kemenangan sempurna Djokovic atas Cilic. Dalam empat pertemuan, petenis Serbia memborong empat kemenangan (4-0).

Persiba dan Arema Petik Kemenangan

Dua tuan rumah Persiba Balikpapan dan Arema Malang membuka Liga Super Indonesia musim baru dengan kemenangan, Minggu (11/10). Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi korbannya.

Persiba, yang bermain di depan publik sendiri, diuntungkan dengan kondisi Persib yang tampil dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.

"Maung Bandung" harus rela defisit satu pemain setelah gelandang Haryono menerima kartu kuning kedua pada menit ke-44.

Persiba sendiri unggul saat laga memasuki menit ke-26 saat penyerang Johan Yoga mencetak gol pertama sebelum digandakan oleh mantan gelandang Persija, Robertino Pugliara, pada menit ke-58.

Kekalahan Persib menjadi mengejutkan karena tujuh pemain utama yang sempat diskorsing PSSI sudah bisa tampil. Ketujuh pilar tersebut adalah Gilang Angga, Maman Abdulrahman, Hilton Moreira, Haryono, Cristian Gonzales, Eka Ramdani dan Tema Mursadat.

"Saya kaget lihat Persib tampil full team. Beruntung anak-anak tampil bagus tadi," kata pelatih Persiba, Daniel Roekito.

Sementara Arema yang bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, harus bekerja keras lebih dulu sebelum menekuk Persija 1-0.

Mendominasi permainan sejak awal laga, "Singo Edan" kerap gagal mencetak gol ke gawang Persija yang dikawal mantan kipernya, M. Yasir.

Bahkan daya ofensif Arema sempat melahirkan lebih dari enam tendangan penjuru. Namun hadiah sepak pojok berkali-kali gagal karena pertahanan Persija memiliki keunggulan bola udara melalui postur bek tengah Abanda Herman dan pemain baru asal Singapura, Baihaki Khaizan.

Arema pun memiliki pemain Singapura, yakni stiker Noh Alam Shah dan Muhammad Ridhuan. Winger Ridhuan bahkan sempat mendapat peluang emas di pertengahan babak pertama, namun tembakannya masih melebar.

Kebuntuan Arema akhirnya baru terpecahkan pada menit ke-53 saat pemain sayap kiri Muhammad Fahruddin, yang pergerakannya cukup mobile, memaksimalkan umpan matang dari gelandang Chmelo Roman.

Raihan angka penuh ini membuat Arema menempel Persiba di puncak klasemen sementara dengan nilai tiga dan hanya dibedakan oleh selisih gol semata.

Jumat, 09 Oktober 2009

'Persipura Lawan Terkuat Persija'.


Berita Bola: Jakarta - Sebagai juara bertahan ISL, Persipura Jayapura relatif lebih diunggulkan di musim ini untuk merebut gelar juara. Benny Dollo pun menilai kalau tim 'Mutiara Hitam' masih jadi lawan terkuat timnya.

"Ada empat tim besar, Persipura Jayapura, Sriwijaya, Persija dan Persib Bandung. Persipura paling kuat karena cara bermainnya paling konsisten. Sriwijaya bagus di semua lini sedang Persija dan Persib relatif seimbang," urai Bendol yang kini menjabat penasihat Persija Jakarta kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Kamis(8/10/2009) siang WIB.

Pantas bila Bendol berkata demikian, karena memang musim lalu Persipura tampil sangat dominan. Meski ada pergantian pelatih dari Raja Isa ke Jacksen F Tiago, kondisi dan permainan Persipura tetap konsisten dan gelar juara Liga Indonesia untuk keduanya kalinya, setelah tahun 2005, menjadi ganjaran di akhir musim.

Menjelang bergulirnya musim baru, Persipura pun masih menunjukkan penampilan ciamik. Terbukti dalam duel Community Shield semalam, Sriwijaya FC pun ditaklukkan dengan skor 3-1.

Meski begitu, Persija yang musim ini dihuni banyak muka baru sepeninggal pilar andalannya seperti Ponaryo Astaman, Greg Nwokolo, Robertino Pugliara dan Hendro Kartiko, tetap yakin dengan skuad yang dimiliki dapat bersaing dengan tiga tim kuat di atas.

Faktor konsistensi jadi acuan Bendol karena siapa yang penampilannya paling stabil merekalah yang dapat berbicara banyak di musim ini.

"Kami tetap optimistis bersaing dengan mereka karena kompetisi akan berjalan panjang. Di situ ada waktunya tim kuat bisa terjerembab dan gagal bangkit," kata Bendol

"Persija sendiri masih membangun fondasi permainan. Mudah-mudahan akan berlanjut sampai ke depan, karena 50% tim Persija adalah pemain baru. Kami harus percaya dengan kekuatan kami sendiri," pungkasnya.
(dtc/mrp)

10 Pemain Top Tak Pernah ke Piala Dunia


VIVAnews - Tentu menjadi harapan semua pemain di dunia bisa unjuk kebolehan di Piala Dunia. Namun siapa sangka jika ada beberapa pemain hebat justru gagal tampil di event empat tahunan itu.

Ya, Cristiano Ronaldo bersama Portugal mungkin terancam tak unjuk kebolehan di Afrika Selatan. Namun, winger Real Madrid ini lebih bernasib baik dibanding nama-nama besar macam dua pendahulunya, George Best dan Alfredo di Stefano.

Jangan tanya kiprah Best di Manchester United atau Alfredo di Stefano bersama Real Madrid. Keduanya telah menjadi legenda.

Tapi, itu tidak terjadi di timnas. Merek masuk dalam daftar pemain top yang tak merasakan Piala Dunia sepanjang karirnya. Berikut 10 pemain top yang tak pernah merasakan Piala Dunia seperti dilansir Mirror Football:

10. Paulo Di Canio
Di balik sikap temperamennya, Paulo Di Canio tetap diakui sebagai pemain dengan skill di atas rata-rata. Penyerang asal Italia ini selalu tampil impresif bersama West Ham United. Sayangnya, ia tak pernah dipanggil masuk timnas
Azzurri. Ditengarai sifat temperamennya itu yang membuat pelatih-pelatih Italia enggan memanggilnya. Dino Zoff, mantan pelatih Azzurri, pernah berkata, "karena saya telah cukup punya masalah, saya tidak ingin menambahnya lagi."

9. Jari Litmanen
The Flying Finn telah memenangkan beberapa gelar Liga Belanda bersama Ajax Amsterdam termasuk Liga Champions pada 1995 silam. Tak hanya itu, Litmanen juga menduduki peringkat 3 dalam voting Pemain Terbaik Eropa 1995. Karir gemilangnya terus berlanjut bersama Liverpool. Piala FA, Worthington Cup dan gelar UEFA Cup pernah dirasakannya bersama The Reds. Tapi di timnas, ikan besar di klub itu terlihat seperti ikan kecil. Alhasil bersama Finlandia, Litmanen selalu menemui kegagalan melaju ke Piala Dunia.

8. Matt Le Tissier
Tiga golnya saat timnas Inggris mengalahkan Rusia rupanya tak mampu membuat terkesan Glen Hoddle. Pelatih timnas Inggris ini tetap meninggalkan Le Tissier ke Piala Dunia 1998 Prancis. Namun, Hoddle pantas menyesal setelah Inggris tersingkir dalam drama adu penalti kontra Argentina. Pasalnya, Le Tiss dikenal sebagai eksekutor ulung yang dimiliki Inggris.

7. Bernd Schuster
Berbagai trofi juga telah dipersembahkan Bernd Schuster saat masih bermain untuk Barcelona dan Real Madrid. Termasuk saat merengkuh juara Euro 1980 bersama Jerman Barat. Tapi, perselisihannya dengan Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) saat itu membuatnya ditinggalkan di Piala Dunia 1982. Schuster mundur dari timnas saat usianya 24 tahun.

6. Ian Rush
Dialah salah satu putra terbaik Wales. Mesin gol Anfield ini dianggap menjadi salah satu striker menakutkan bersama Liverpool. Namun, sinar terang Rush akan meredup di timnas. Ian Rush seakan berjuang sendiri di timnas.
Alhasil, Ian Rush tak pernah mencicipi Piala Dunia karena Wales selalu gagal lolos.

5. Eric Cantona
Siapa tak kenal Eric Cantona. Penyerang yang dikenal dengan tendangan kungfu ini menjadi nyawa permainan Manchester United saat itu. Sempat dipanggil ke timnas pada 1987, namun pelatih timnas Prancis saat itu Henri
Michel berselisih dengannya. Michel sendiri akhirnya dipecat setelah Prancis gagal meraih tiket ke Piala Dunia 1990 Italia dan Amerika Serikat 1994. Sedangkan di Piala Dunia 1998, Cantona terganjal skorsing karena tendangan
kungfu saat memperkuat MU.

4. George Weah
Saat membaca CV George Weah, tentu sederet prestasi dapat menunjukkan kehebatannya. Pemain Terbaik Eropa, tiga kali Pemain Terbaik Afrika, Pemain Terbaik Afrika Abad ini dan berbagai trofi bersama Paris Saint-Germain dan AC
Milan. Weah juga tercatat sebagai top skorer Liga Champions pada 1994/1995. Namun di timnas Liberia, Weah seakan berjuang sendiri. Alhasil, Weah gagal beraksi di Piala Dunia 2002.

3. Ryan Giggs
Senasib dengan pendahulunya Ian Rush, Giggs bak matahari tertutup awan. Penampilan fantastisnya di Manchester United tak mampu mendongkrak timnas Wales yang saat itu memang bukan kekuatan sepakbola. Sempat ditawari timnas Inggris, Giggs lebih memilih tak merasakan Piala Dunia dibanding harus mengkhianti tanah leluhur.

2. Alfredo di Stefano
Tiga negara memperebutkan sosoknya. Ya, Alfredo di Stefano memang tercatat sebagai satu-satunya pemain yang memperkuat tiga negara yakni Argentina, Kolumbia atau Spanyol. Bersama Argentina, ia gagal tampil di Piala Dunia 1950 dan 1954. Sedangkan di PD 1958, timnas Spanyol gagal melaju. Di Piala Dunia Chile 1962, Alfredo di Stefano mengalami cedera.

1. George Best
Dunia mengakui jika Pele, Diego Maradona dan George Best menjadi tiga pemain terbaik yang pernah ada. Namun, nasib menyedihkan harus diterima George Best. Di saat nama besar Pele dan Maradona telah dikultuskan dengan gelar Piala Dunia, tidak dengan Best. Mantan gelandang serang Irlandia Utara ini tak bisa mengangkat negaranya di pentas dunia. Irlandia tak mampu lolos ke Piala Dunia 1982 di Spanyol.

Marchisio Terancam Absen Sebulan

Kabar buruk bagi Juventus karena gelandang andalannya Claudio Marchisio harus naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera lututnya sehingga bisa absen selama sebulan.

Pemain berusia 23 tahun itu mengalami cedera meniskus pada lutut kaki kanannya ketika mengikuti sesi latihan bersama tim nasional Italia.

Cedera tersebut sudah membuat Marchisio absen memperkuat timnas Italia kala bersua Irlandia dan Siprus pada dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa.

Rupanya eks pemain Empoli itu harus menjalani operasi untuk memulihkan cedera tersebut sehingga akan absen sampai satu bulan.

Berdasarkan pernyataan resmi Juve, Marchisio akan naik meja operasi pada hari Sabtu (10/10) waktu setempat. Operasi akan dilakukan Professor Flavio Quaglia di klinik Fornaca, Turin.

Absennya Marchisio tentunya akan memusingkan pelatih Ciro Ferrara mengingat prestasi Juve belakangan ini tengah menurun yang ditandai dengan kegagalan menang di empat laga terakhir.

Apalagi Marchisio tengah dalam grafik penampilan terbaiknya dimana ia belakangan ini selalu mendapat tempat di tim inti.

Untungnya di saat Marchisio absen, Ferrara sudah dapat memainkan jangkar berkebangsaan Mali Mohamed Sissoko yang sudah pulih dari cedera.

Copa del Rey Barca dan Madrid Dapat Lawan Mudah

Dua tim kandidat juara, Barcelona dan Real Madrid, cuma mendapatkan lawan yang sangat mudah di babak 32 besar Copa del Rey.

Dua klub divisi dua, Alcorcon dan Cultural Leonesa, menjadi tim yang beruntung untuk bisa menjajal kekuatan Barcelona dan juga Madrid. Alcorcon akan menjamu Madrid. Sedangkan Cultural Leonesa akan kedatangan Barca.

Barcelona sendiri merupakan juara bertahan Copa del Rey dan kembali diunggulkan untuk mempertahankan gelarnya. Sedangkan Madrid meski tidak pernah memenangi Copa del Rey sejak tahun 1993 difavoritkan bakal menjadi pengganjal Barca dengan kedatangan sejumlah pemain bintang.

Finalis Copa del Rey musim lalu, Athletic Bilbao juga mendapat lawan mudah dimana mereka akan berhadapan dengan Rayo Vallecano. Sementara Atletico Madrid bersua Marbella.

Leg pertama babak 32 besar Copa del Rey akan dilangsungkan 28 Oktober. Sedangkan pertemuan kedua digelar 10 November.

Hasil Undian Copa del Rey:

Alcorcon vs Real Madrid
Cultural Leonesa vs Barcelona
Marbella vs Atletico Madrid
Atletico Ciudad vs Sevilla
Alcoyano vs Valencia
Puertollano vs Villarreal
Rayo Vallecano vs Athletic Club
Hercules vs Almeria
Salamanca vs Racing
Celta vs Tenerife
Recreativo vs Sporting
Real Murcia vs Deportivo
Xerez vs Osasuna
Valladolid vs Mallorca
Zaragoza vs Malaga
Getafe vs Espanyol

Duel di Grup 7 Diawali Hening Cipta

Meninggalnya seorang suporter Prancis ditangan hooligans Serbia membuat dua pertandingan Grup 7 Kualifikasi Piala Dunia 2010, Sabtu (10/10) nanti, akan diawali dengan mengheningkan cipta.

Dua pertandingan tersebut merupakan laga yang melibatkan dua negara yang terkait kasus kematian suporter tersebut yakni ketika Prancis menjamu Kepulauan Faroe dan saat Serbia kedatangan Rumania.

Kepastian bakal dilaksanakannya mengheningkan cipta selama semenit itu dilansir oleh Menteri Olahraga Prancis Rama Yade.

Bulan lalu seorang suporter asal Prancis bernama Brice Taton meninggal dunia setelah dibunuh hooligans Serbia dalam sebuah keributan ketika Touloue dijamu Partizan Belgrade di arena Liga Europa.

Jelang Arema vs Persija Kalah Materi, Arema Masih Yakin Menang

Malang - Arema Malang tak memungkiri kalau materi pemain yang dimiliki masih kalah atas Persija Jakarta. Namun kubu 'Singo Edan' yakin kalau tiga poin masih bisa didapat saat menjamu 'Macan Kemayoran'.

"Secara kasat mata Persija lebih unggul dari kami karena dengan kepemilikkan materi pemain diatas rata-rata," jelas pelatih Robert Albert saat jumpa pers di Kantor Arema Indonesia Jalan Panderman, Malang, Kamis (9/10/2009).

Meski demikian pelatih asal Belanda itu yakin anak didiknya akan mampu memberi perlawanan terhadap tamunya dalam laga yang akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/10/2009) lusa. Salah satu bekal keyakinan tersebut adalah pematangan mental dan teknik yang dilakukan dalam dua pekan terakhir.

"Dua pekan ini anak-anak menampilkan permainan bagus, kami yakin akan memenangkan pertandingan ini. Materi pemain Arema mayoritas anak muda akan mampu melakukan yang terbaik," jelasnya.

Sementara itu, dari segi pengamanan stadion, pihak panitia sudah mempersiapkan kemungkinan terburuk. Kekhawatiran akan terjadinya kerusuhan jika tuan rumah kalah diantisipasi dengan mempersiapkan 1.225 personel kepolisian.

"Kami siagakan 1.225 personil dari polisi, TNI, PAM swakarsa dan aparat berbaju preman pada tribun untuk mengamankan pertandingan," tutur salah satu anggota panpel tuan rumah, Haris.

Panpel juga akan menanyakan kepada Komisi Disiplin PSSI terkait sanksi larangan penggunaan atribut oleh Aremania yang dijatuhkan beberapa waktu lalu. Jika sanksi tersebut masih berlaku, maka pihak panpel berencana melakukan sweeping terhadap anggota Aremania.

Persitara Batal Rekrut Wood

Keinginan striker asal Australia, Joel Wood, untuk berkiprah di pentas sepakbola Liga Super Indonesia akhirnya pupus setelah Persitara Jakarta Utara tak tertarik dengan kemampuannya.

Kepastian tak akan direkrutnya Wood terlihat saat mereka berujicoba dengan Persikabo Bogor yang dimenangkan Persitara 1-0 melalui gol Price Kabir Bello di menit ke-38, Rabu (7/10) kemarin.

"Penampilannya tak sesuai karakter tim. Ia juga tidak kokoh sehingga sering kalah berduel dengan pemain belakang lawan,'' ujar Manajer Persitara, Harry "Gendhar" Ruswanto.

Sementara itu Wood sendiri pasrah jika dirinya tak jadi membela "Laskar Si Pitung". Iapun mengakui jika penampilannya saat melawan Persikabo tak bagus. Bahkan, dirinya harus ditarik keluar saat babak pertama akan berakhir.

"Jujur, penampilan saya memang tak bagus. Tapi hal itu tak lepas dari kondisi lapangan di Stadion Tugu yang tidak mendukung,'' katanya.

Dengan batalnya merekrut Wood, Persitara mengaku telah menyiapkan kejutan sebagai penggantinya, namun masih dirahasiakan namanya. Dua Pemain yang masih menyisakan kuota itu baru akan diperkenalkan saat launching klub, Minggu (11/10) nanti.

Hingga kini, mereka baru memiliki dua pemain asing saja yakni Bello dan pemain anyar asal Kanada, Ladislas Bushiri.

Sedangkan satu nama lagi yaitu John Tarkpor, masih menjadi sengketa antara mereka dengan klub promosi LSI, Persebaya Surabaya. Bahkan PT Liga Indonesia sendiri hingga kini belum mensahkan Tarkpor menjdi milik siapa karena harus menyelesaikan sidangnya dulu.

Danurwindo Coret Pemain Australia

Pelatih Persebaya Surabaya, Danurwindo, akhirnya mencoret pemain seleksi berkebangsaan Australia, Tylor Reagan karena tak sesuai dengan kriteria yang diinginkannya. Pemain berusia 22 tahun itu pernah dimainkan saat "Bajul Ijo" melawan Persema Malang di semifinal Liga Jatim 2009 selama 50 menit saja beberapa waktu lalu. Sayang, saat itu Persebaya takluk 0-2 dan gagal melaju ke final.

Dua gol kemenangan "Laskar Ken Arok" saat itu tercipa pada babak pertama melalui M. Kamri saat laga baru berjalan enam menit dan pemain asing Sammy Pierre Patrick di menit ke-38.

"Dia memang muda dan berbakat, tapi kami butuh pemain yang sudah matang,'' kata mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Dengan dicoretnya Reagan, kini Danurwindo tengah membidik pemain Asia lainnya yang berasal dari Turkmenistan. Kabarnya, manajemen Persebaya telah mengetahui identitas pemain tersebut dari Edy Syahputra selaku agen pemain.

"Namanya Mekan Nasirov. Dia bisa main sebagai bek dan gelandang bertahan. Dia akan datang pada 10 atau 11 Oktober mendatang,'' kata asisten manajer Persebaya, Cholid Ghoromah.

Sayangnya, setelah melihat dari situs resmi FIFA, diketahui jika Nasirov beroperasi sebagai pemain tengah, bukan pemain belakang. Ia sendiri memang pemain Timnas Turkmenistan, namun dari segi peringkat FIFA saja, negara tersebut terpaut 14 tingkat dengan Indonesia.

Berdasarkan ranking terbaru FIFA, Indonesia berada di peringkat 137, sedangkan Turkmenistan di posisi 147. Tentunya hal ini sangat aneh mengingat Persebaya membutuhkan pemain yang berkualitas, namun justru mencari pemain yang memiliki ranking negara kurang bagus.

Di partai perdana Liga Super Indonesia musim 2009/2010, Anang Ma'ruf dkk akan meenjamu Bontang FC di markasnya, Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Minggu (11/10).

10 Gol Terbaik dari Pemain Belakang

Tidak hanya penyerang, pemain yang berkutat di jantung pertahanan juga bisa mencetak gol spektakuler melalui berbagai cara. Seorang pemain belakang juga piawai mencetak gol.

Selain menahan terjangan pemain lawan, mereka juga mempunya insting seperti striker. Sport telah merangkum 10 orang yang beroperasi sebagai bek, namun memberikan kontribusi besar bagi klub yang pernah dibelanya. BErikut gol-gol terbaik dari para pemain belakang itu.

1. Daniel Passarella
Meskipun jarang menggempur pertahanan lawan, namun bek yang juga legenda Argentina ini adalah spesialisasi bola mati. Selain piawai melesakkan si kulit bundar, ia juga trampil kala duel di udara. Tak heran, selama berseragam Albiceleste, ia mengantarkan Tim Tango dua kali juara Piala Dunia.
Mantan pemain Inter Milan itu mengoleksi 140 gol dari 447 pertandingan sepanjang karir sepakbolanya. Ditambah ia telah menyumbangkan 22 gol dari 70 laga bersama timnasnya.

2. Ronald Koeman
Mantan pemain Belanda ini selain jago mengatur pertahanan, juga tajam di depan gawang lawan. Buktinya, sepanjang sepanjang bergabung dengan tim benua Eropa, ia telah melakoni 533 laga dan torehan 193 gol. Koeman juga sering mengeksekusi tendangan bebas hingga menjadi gol.

3. Steve Bruce
Pria 48 tahun yang kini menukangi Sunderland itu juga termasuk bek produktif. Sepanjang karirnya di Britania Raya,
787 laga telah ia jalani dan menorehkan 81 gol. Ia juga menjadi bek yang mencetak gol terbanyak di daratan Inggris.

4. Roberto Carlos
Mantan pemain Real Madrid ini termasuk di dalamnya. Pemain plontos itu dikenal dengan tendangan yang keras dan terarah. Maka pantas kalau pria Brasil itu masuk dalam jajarn ini.
Meski sebagai bek, Carlos sering mengeksekusi bola mati. Ia dikenal dengan tendangan kaki kirinya yang mematikan. Mantan pemain Inter Milan itu juga pandai mengakali bagaimana bola di kakinya itu bisa menghujam namun tidak membentur pagar betis lawan. Ia telah mencetak 78 gol dari 559 penampilan sepanjang karirnya.

5. Stuart Pearce
Mantan pemain Manchester City ini termasuk salah satu eksekutor. Sebanyak 83 gol telah ia buat, menjadikan pria 47 tahun itu terkenal sebagai pengeksekusi tendangan bebas pada final Piala FA 1991.
Bagaimanpun juga, ia pernah gagal ketika menjadi algojo penalti pada semifinal Piala Dunia 1990. Tapi enam tahun berikutnya, ia sukses menjalani tugasnya di depan 12 pas pada Euro 96.

6. David Unsworth
Mantan pemain yang lebih banyak membela klub asal Inggris ini juga diplot sebagai salah satu bek pencetak gol terbanyak. Gol Unsworth lebih banyak di kotak 12 pas. Selain itu, pemain 35 tahun ini pernah menyelamatkan Wigan Athletic terdegradasi dari Premier League 2007 lalu melalui golnya.

7. Ian Harte
Pemain asal Irlandia ini tampil gemilang bersama Leeds United. Tercatat selama 213 tampil, ia sukses membukukan gol sebanyak 28 kali. Salah satu gol itu membuat Leeds mencapai semifinal Liga Champions. Bek yang kini membela Carlisle United itu identik dengan kaki kirinya yang kuat.

8. Mariano Pernia
Bek yang kini membela Atletico Madrid itu sempat menjadi pencetak gol terbanyak La Liga musim 2005-2006 ketika membela Getafe. Pemain bertahan yang beroperasi di daerah kiri itu lahir di Buenos Aires, Argentina.
Tapi melalui proses naturalisasi, ia akhirnya membela Spanyol dan telah membukukan satu gol dari 11 penampilannya bersama Timnas El Matador.

9. John Terry
Kapten Chelsea ini dikenal sebagai bek yang ditakuti saat berdiri di kotak penalti. Pasalnya, ia sering maju menyambut tendangan bebas dan corner.
Selain itu, Terry juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah bek Chelsea. Tercatat bersama The Blues, ia telah mengemas 17 gol dari 278 pertandingan. Begitu juga bersama timnas, pemain 28 tahun ini telah menyumbang enam gol dari 54 laga.

10. Roy Steward
Nama panggilannya Tonka, diambil dari mainan Tonka yang dikenal sulit ditundukkan. Pria asal Skotlandia itu sering mengambil tempat saat tendangan penalti. Bersama West Ham United, ia telah menorehkan 62 gol dari 345 pertandingan.

Kamis, 08 Oktober 2009

10 Pemain Muda Terbaik Serie A













Serie A dihinggapi para pemain muda berbakat dari belahan dunia. Diprediksi semuanya akan jadi calon bintang Serie A, bahkan Eropa dan dunia.

Sudah menjadi tradisi setiap klub memiliki pemain muda berbakat. Setelah ternama, mereka akan menjadi rebutan klub besar.

Yahoosport merangkum nama-nama bintang masa depan Serie A itu. Penyerang Fiorentina, Stevan Jovetic menjadi bintang muda bersinar paling terang.

10. Simon Kjaer (Palermo), 20 tahun
Belum banyak orang tahu nama Simon Kjaer. Tapi, sepak terjangnya dalam membantu pertahanan timnya boleh diperhitungkan. Sebelum hijrah ke Palermo dari Midtjylland, pemain Denmark itu sempat ditaksir Real Madrid.
Namun, Midtjylland menolak tawaran El Real. Meski demikian, ia mengaku kecewa karena Midtjylland menolak pinangan dari kubu Santiago Bernabeu.
Sepak terjangnya di tanah Italia mulai tampak. Sejumlah klub ternama kini mengincarnya. Sebut saja AC Milan, Juventus, Manchester United dan Roma yang ingin mendapatkan tanda tangannya.

9. Sokratis Papastathopoulos (Genoa), 20 tahun
Direkrut Genoa sejak 2008 silam, ia telah menjalani 82 kali pertandingan dengan torehan dua gol. Pemuda asal Yunani ini bisa dibilang sudah memangku beban cukup berat di timnas. Pasalnya di umur yang terbilang belia itu, ia dibebankan menjaga pos pertahanan tengah.
Disebut-sebut, perekrutan Papastathopoulos jadi sebuah perjudian karena cukup berisiko dengan memasang anak muda di pusat pertahanan. Namun, anggapan itu sirna ketika ia cepat beradaptasi dengan tim barunya itu. Ia telah menyatu dengan tempo permainan yang diterapkan Pelatih Genoa, Gian Piero Gasperini

8. Nestor Fernando Muslera (Lazio), 23 tahun
Didaulat sebagai pengganti Angelo Peruzzi justru tidak membuat Muslera ketar-ketir. Justru performanya bersama Lazio membuat ia cukup tampil percaya diri.
Meski di awal-awal musim Lazio cukup berspekulasi atas pemain mudanya itu, tapi di akhir musim lalu ia benar-benar memperbaiki diri dan memanfaatkan kesalahan untuk dijadikan sebuah pelajaran.
Imbasnya ia dipanggil timnas Uruguay untuk menjaga tiang gawang pasukan Amerika Selatan tersebut. Direkrut sejak 2007 lalu, Muslera telah menjalani 24 rangkaian pertandingan. Tidak hanya itu, Manchester United mencium bakat mantan pemain Montevideo Wanderers tersebut.

7. Ignazio Abate (AC Milan), 22 tahun
Beroperasi sebagai bek kanan membuat Abate menjadi lebih dewasa dalam menjalankan tugasnya. Bersama Milan, ia telah melakoni tujuh kali pertandingan musim ini.
Mungkin ia hanya seorang pemain yang terbilang muda di pasukan Rossonerri. Meski begitu ia tidak lantas menjadi lambat beradaptasi. Justru ia membuktikan pantas diperhitungkan di pasukan Leonardo.
Di pinggir kanan lapangan, ia piawai mematikan serangan lawan dan mengembalikan si kulit bundar ke tengah lapangan atau memberi umpan apik ke depan.
Pemuda asal Italia ini juga sudah memiliki tugas mulia, yaitu membela bangsa dan negaranya. Tercatat 19 kali ia membela timnas Italia U-21 dan mengemas dua gol.

6. Sebastian Giovinco (Juventus), 22 tahun
Pemain plontos ini sempat digadang-gadang sebagai pengganti Alessandro del Piero. Namun kenyataannya, Pelatih Ciro Ferarra tidak lantas percaya dengan bakat yang dimiliki anak ini dengan tidak diberikan kesempatan bermain.
Ia terkenal kecil dan lincah. Dengan kekurangan tubuhnya itu Formica Attomica justru dengan mudah mengolah bola dan mengumpan sehingga menjadi gol. Mungkin belum banyak orang tahu kalau selama ini ia mengenakan sepatu nomor 4.

5. Mauro Zarate (Lazio), 22 tahun
Lagi, pemain muda Lazio menjadi bahan pembicaraan Serie A. Meski dibilang baru menjadi anggota Lazio, akan tetapi ia sudah memiliki banyak penggemar.
Di awal musim ini, ia direkrut dan telah menyumbang dua gol dari lima penampilannya. Striker yang dijuluki 'El Pibo De Haedo' itu sempat disanjung pelatihnya, Davide Ballardini.
Menurut Ballardini, Zarate bisa menjadi pemain terbaik di dunia. Stiker bernomor punggung 10 itu juga sudah menorehkan catatan manis untuk Argentina U-20. Dari lima kali bermain, penyerang bertinggi 176 cm itu sudah menyumbang dua gol.

4. Davide Santon (Inter Milan), 18 tahun
Awal musim ini Inter memperpanjang kontraknya di usia yang cukup belia, 18 tahun. Tampaknya La Beneamata sudah tidak ragu lagi menambah durasi bermainnya di Giuseppe Meazza.
Sempat dimainkan di Liga Champions, Santon mendapat banyak pujian. Pasalnya ketika Inter berhadapan dengan Manchester United, banyak kalangan mengatakan Cristiano Ronaldo tidak berkutik dibuatnya.
Cantiknya permainan di lapangn hijau membuat pujian datang padanya. Sebut saja pelatih timnas Italia, Marcello Lippi yang mengatakan, "sebuah takdir yang mengingatkanku kepada Paolo Maldini." Selain itu Pelatih Inter, Jose Mourinho tak ketinggalan memuji anak asuhnya ini.
Dengan sebutan 'Il Bambino', Mou percaya pemain mudanya itu memiliki keseimbangan, kecepatan, ketenangan, berkah, fleksibilitas, bermain taktis dan tidak gugup bermain di bawah tekanan.

3. Edinson Cavani (Palermo), 22 tahun
Bergabung dengan Palermo 2007 lalu silam, ia sukses mencatatkan tinta emas. Hal itu sesuai statistik yang menunjukkan grafik bagus. Bermain dalam 81 pertandingan, cavani telah mencetak 24 gol. Maka tak heran kalau ia di digadang-gadang sebagai pemain yang memiliki masa depan cerah.
Meski baru berusia 22 tahun, tapi ia memiliki kecepatan, teknik, duel udara dan semangat juang tinggi ketika berada di depan gawang lawan. Maka tak ayal, pemain Argentina itu dijuluki 'El Matador.' Melihat performa matangnya, Juventus melirik striker itu dan akan menjadikannya 'The Next Amauri'.

2.Claudio Marchisio (Juventus), 23 tahun
Bermain apik kala menghadapi Irlandia membuat Marco Tardelli mengatakan pemain Juventus itu bukan lagi sebuah prospek, tapi sudah menjadi pemain besar. Namanya mencuat ketika ia tampil dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia. Dengan gol yang ia sumbangkan untuk Azzurri, ia lantas disebut-sebut sebagai pahlawan baru Italia.
Besar di Juve membuat Marchisio menjadi gelandang yang cukup diperhitungkan daya tempurnya di tengah lapangan hijau. Sempat dipinjamkan ke Empoli, pemain 23 tahun itu kembali ke Juve meski sejak awal musim belum pernah bermain.

1. Stevan Jovetic (Fiorentina), 19 tahun
Winger Fiorentina ini belakangan menjadi bahan pembicaraan panas para pemerhati sepakbola. Melalui duo golnya ke gawang Liverpool, nama Jo-Jo menjadi mencuat.
Bukan cuma itu, sejumlah klub besar coba mengamati permainan pemain yang memiliki rambut keriting itu dan ingin mendapatkan tanda tangannya. Menanggapi rumor tersebut, Manajemen Fiorentina langsung mengeluarkan pernyataan yang cukup membuat klub besar Eropa bungkam.
"Jovetic dijual? Sama sekali tidak!". Mungkin pernyataan sikap itu yang membuat Real Madrid dan Manchester United mengurungkan niatnya.
Sempat digadang-gadang sebagai pengganti Kaka di Milan oleh Manuel Pellegrini, membuat kubu La Viola memasukkan buy-out klausul yang cukup besar untuk pemuda asal Montenegro tersebut.

Chelsea dan Juventus Impian Bintang Palermo

Hanya ada dua klub yang bisa mendongkel Edison Cavani dari Palermo. Penyerang asal Uruguay ini memang menjadi salah satu pemain yang paling bersinar selepas hengkangnya Carvalho Amauri.

Ya, Palermo memang menemukan pengganti Amauri yang kini membela Juventus. Namun sinar terang Cavani tidak akan terhenti di klub sekelas Palermo. Membela klub besar kini menjadi target penyerang 22 tahun ini.

Cavani ternyata menyimpan ambisi untuk bermain di level yang lebih tinggi. Chelsea dan Juventus menjadi dua klub yang paling diincar Cavani sebagai tempat pelabuhannya nanti.

"Saya ingin bermain di Chelsea atau Juventus. Palermo menjadi trampolin yang akan mengorbitkan saya karena saya ingin bermain di klub besar seperti yang dilakukan Amauri," ujar Cavani seperti dilansir Goal.

"Saya baik-baik saja di Palermo tapi di masa depan saya ingin bermain di klub raksasa Eropa dan jika saya bisa memilih saya ingin di Chelsea atau Juventus," tambahnya.

Sejak didatangkan ari klub Uruguay, Danubio, pada 2007 silam, penyerang bertinggi 184 cm ini telah bermain di 76 laga Serie A bersama Palermo. Sebanyak 22 gol telah berhasil diceploskan Cavani.


Edison Cavani (bbc.co.uk)

Grant Kembali ke Portsmouth

Mantan arsitek Chelsea Avram Grant kembali bergabung bersama Portsmouth dengan menempati posisi sebagai direktur sepakbola The Pompey.

Pria berkebangsaan Israel itu sudah tidak asing lagi dengan jabatan sebagai direktur sepakbola Portsmouth karena pernah menjabat pekerjaan itu dari tahun 2006 sampai 2007.

Grant kemudian meninggalkan posisi tersebut setelah ia ditunjuk untuk menjadi pelatih Chelsea menggantikan posisi Jose Mourinho.

Tugas berat sudah menanti pria berumur 54 tahun itu. Grant bersama pelatih Paul Hart harus dapat membawa Portsmouth keluar dari dasar klasemen Liga Premier.

Kehadiran Grant di Fratton Park merupakan langkah signifikan pertama yang dilakukan pemilik baru Portsmouth asal Arab Saudi Ali Al Faraj.

Al Faraj pada pekan ini berhasil memiliki 90 persen saham Portsmouth setelah mengambil alihnya dari Sulaiman Al Fahim.

Milan Perpanjang Kontrak Storari

Penampilan gemilang penjaga gawang Marco Storari pada awal musim ini membuat AC Milan memberikan hadiah perpanjangan kontrak selama dua tahun.

Dengan meneken kontrak baru selama dua tahun ini maka eks pemain Cagliari itu akan bertahan di San Siro sampai Juni 2012.

"AC Milan akan senang mengumumkan perpanjangan kontrak Marco Storari sampai 30 Juni 2012," demikian pernyataan resmi Milan melalui situsnya.

Pada musim panas lalu Storari kembali bergabung ke San Siro setelah musim lalu dipinjamkan ke Fiorentina karena Christian Abbiati dan Nelson Dida tengah cedera.

Di luar dugaan, Storari tampil memikat sehingga ia dipercayakan pelatih Milan Leonardo menjadi kiper utama I Rossoneri mengalahkan rekrutan anyar Flavio Roma.

Rabu, 07 Oktober 2009

Hadapi Italia, Irlandia Pincang

DUBLIN - Republik Irlandia sedang menghadapi masalah jelang laga melawan Italia pada Kualifikasi Piala Dunia 2010. Pelatih Giovanni Trapattoni harus putar otak setelah tiga pilar utamanya dipastikan absen.

Rep Irlandia kehilangan Damien Duff. Pemain yang kini membela Fulham, sudah absen sejak pekan lalu kala Fulham meladeni West Ham United. Duff mengalami cedera betis.

Selain Fulham, Irlandia juga tidak bisa diperkuat bintang muda Manchester United Darron Gibson, akibat cedera otot kunci paha. Sementara itu gelandang Blackburn Rovers Steven Reid, mengalami cedera Achilles.

Mr Trap sebenarnya bisa berharap kepada striker Wigan Athletic Caleb Folan. Hanya kondisi Folan masih dalam perawatan dan belum bisa diharapkan untuk tampil. Folan mengalami cdera hamstring.

Irlandia sendiri berstatus sebagai tim yang belum tersentuh kekalahan. Bila sukses mengalahkan Italia di Dublin, maka Irlandia akan bergabung dengan tim lain sebagai runner-up terbaik. Italia dan Irlandia hanya selisih empat angka.

Selanjutnya, Irlandia akan berkunjung ke Montenegro, pekan depan. Sementara Italia akan langsung lolos bila menang atas Irlandia. Selanjutnya Tim Azzurri akan meladeni Cyprus di Parma.

Liverpool Borong Pemain di Bursa Musim Dingin

Rafael Benitez benar-benar tak sabar menanti bursa transfer musim dingin, Januari mendatang. Skuad Liverpool rupanya belum bisa memuaskan manajer asal Spanyol ini.

Beberapa daftar pemain incaran kini memang tengah dipersiapkan Benitez. Seperti yang dilansir Daily Mail, Liverpool kabarnya siap mengucurkan dana minimal sebesar 12 juta pounds di bursa transfer Januari 2010.

Di daratan Spanyol, Benitez kabarnya telah mengincar duo Athletic Bilbao, Javi Martinez dan Fernando Amorebieta. Benitez juga ingin memboyong talenta muda Bilbao, Iker Muniain. Pemain berusia 16 tahun ini memang akan disertakan Benitez sembari berusaha memboyong Martinez dan Amorebieta.

Penyerang masa depan Spanyol ini memang tak familiar di Inggris. Tapi di Spanyol, namanya kini banyak dibicarakan. Muniain juga baru memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Liga Spanyol (La Liga).

Sedangkan di daratan Italia, Goran Pandev menjadi incaran sang manajer. Namun, perjuangan Benitez mendapatkan Pandev tentu akan mendapat saingan berat dari Internazionale Milan.

Jose Mourinho memang mengincar permain timnas Masedonia ini guna melapis Wesley Sneijder yang kerap cedera. Lazio sendiri membanderol 17 juta pounds saat Pandev diminati Arsenal.

Para Pemain Asal Afrika Terganjal KITAS

Pemain-pemain yang berasal dari Afrika kesulitan untuk segera bergabung dengan tim peserta Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Mereka terganjal urusan administrasi di negaranya yang memakan waktu cukup lama.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalomboboy saat dihubungi VIVAnews, Rabu 7 Oktober 2009. Menurut Tigor, sebagian besar pemain asing asal Afrika yang ingin merumput di Indonesia masih terganjal
pengurusan visa kerja di Indonesia, KITAS.

"Tahun ini ada perubahan. Pemain-pemain asal Afrika harus mengurus KITAS di negaranya. Ini membuat urusan menjadi lama," kata Tigor.

"Sebelumnya, mereka boleh mengurus KITAS di Singapura dan Malaysia. Di dua negara ini pemain lebih mudah mengurus KITAS," tambah Tigor.

Sebagian besar klub memang terancam tak bisa menurunkan pemain impornya saat LSI 2009/2010 mulai bergulir 11 Oktober 2009 nanti. Salah satunya adalah Sriwijaya FC.

Laskar Wong Kito bahkan harus memarkir pemain asal Nigeria, Anoure Obiora pada Community Shield di Makassar, 7 Oktober 2009. Mantan pemain PSDS Deli Serdang ini belum bisa hadir karena masih menunggu KITAS miliknya terbit.

"Agar tidak menimbulkan masalah saat liga bergulir, kami berniat untuk melakukan koordinasi dengan PSSI dan pihak yang terkait lainnya. Tapi sebelumnya, kami akan mempelajari kasus-kasusnya seperti apa dulu," tandas Tigor.

Vincent Kompany Tak Tergiur Barcelona

VIVAnews - Ambisi Barcelona mendatangkan bek Manchester City, Vincent Kompany tampaknya akan menemui kegagalan. Kompany mengaku masih betah tinggal di City of Manchester Stadium.

Sebelumnya, Barcelona memang berniat memboyong Kompany ke Camp Nou sebagai pengganti Carles Puyol. Bek Belgia berusia 23 tahun ini dianggap cocok menjadi suksesor Puyol.

Namun, Kompany juga tak kalah yakin dengan masa depannya bersama The Citizens. Bahkan, bek yang juga piawai bermain sebagai gelandang bertahan ini mengaku yakin City tak lama lagi akan memenangkan banyak trofi.

"Saya selalu ingin menjadi bagian dari sebuah klub besar yang memenangkan banyak trofi. Saya baru saja menandatangani kontrak baru dan ambisi City sama dengan ambisi saya," ujar Kompany seperti dilansir Tribal.

Tentu sebuah jawaban yang kontras dengan nasib yang diterima Kompany di Citizens. Bek dengan tinggi 193 cm ini tak selalu menjadi pilihan pertama Mark Hughes.

Masa depan Kompany juga semakin sulit dengan hadirnya Joleon Lescott dan Kolo Toure. Sejak didatangkan Mark Hughes dari Hamburg pada 2008 silam, Kompany baru bermain di 34 laga The Citizens.

TWITTER

Menu

Recent Post