Rabu, 07 Oktober 2009

Para Pemain Asal Afrika Terganjal KITAS

Pemain-pemain yang berasal dari Afrika kesulitan untuk segera bergabung dengan tim peserta Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Mereka terganjal urusan administrasi di negaranya yang memakan waktu cukup lama.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalomboboy saat dihubungi VIVAnews, Rabu 7 Oktober 2009. Menurut Tigor, sebagian besar pemain asing asal Afrika yang ingin merumput di Indonesia masih terganjal
pengurusan visa kerja di Indonesia, KITAS.

"Tahun ini ada perubahan. Pemain-pemain asal Afrika harus mengurus KITAS di negaranya. Ini membuat urusan menjadi lama," kata Tigor.

"Sebelumnya, mereka boleh mengurus KITAS di Singapura dan Malaysia. Di dua negara ini pemain lebih mudah mengurus KITAS," tambah Tigor.

Sebagian besar klub memang terancam tak bisa menurunkan pemain impornya saat LSI 2009/2010 mulai bergulir 11 Oktober 2009 nanti. Salah satunya adalah Sriwijaya FC.

Laskar Wong Kito bahkan harus memarkir pemain asal Nigeria, Anoure Obiora pada Community Shield di Makassar, 7 Oktober 2009. Mantan pemain PSDS Deli Serdang ini belum bisa hadir karena masih menunggu KITAS miliknya terbit.

"Agar tidak menimbulkan masalah saat liga bergulir, kami berniat untuk melakukan koordinasi dengan PSSI dan pihak yang terkait lainnya. Tapi sebelumnya, kami akan mempelajari kasus-kasusnya seperti apa dulu," tandas Tigor.

0 komentar:

TWITTER

Menu

Recent Post