Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A setelah berhasil melibas AC Milan 2-0 meski dengan sembilan pemain dalam partai Derby della Madonina di Giuseppe Meazza, Minggu (24/1).
Donasi tiga poin membuat Inter menjauhi Milan di dua besar dengan jarak sembilan poin meski rival sekotanya itu masih mengantongi satu laga tunda melawan Fiorentina.
Kemenangan Inter tak lepas dari kejelian strategi pelatih Jose Mourinho yang melancarkan serangan kilat di 10 menit pertama dan langsung bermain menunggu ketika telah unggul.
Striker Diego Milito membawa La Beneamata memimpin 1-0 pada menit ke-10 setelah memanfaatkan kesalahan bek Ignazio Abate yang bermaksud memberi back pass kepada kiper Dida.
Namun 16 menit kemudian, Inter diganggu oleh kartu merah yang diterima oleh Wesley Sneijder akibat melecehkan wasit dengan bertepuk tangan seusai rekannya, Lucio, mendapat kartu kuning.
Alhasil, permainan dikuasai Milan. Tetapi serangan skuad Leonardo nyaris tak pernah mampu merepotkan kiper Julio Cesar. Serangan selalu macet sebelum mencapai daerah 16 meter karena Ronaldinho sebagai otak serangan selalu dijaga ketat oleh Maicon dan Lucio -- dua rekannya sesama pemain Brasil.
Milan sempat menata permainan dengan memperlambat tempo di babak kedua. Namun kubu Inter tak terpancing dan tetap mengawal daerahnya dengan penuh disiplin. Padahal, sebelum laga ini Inter kemasukan lima gol dalam dua partai beruntun. Sedangkan Milan berhasil mencetak 12 gol dalam tiga partainya.
Dan di saat Milan keasyikan menyerang, serbuan balik Inter melalui Maicon harus dihentikan dengan pelanggaran. Striker Goran Pandev yang dipercaya menjadi algojo tendangan bebas dengan jitu berhasil menundukkan Dida dan mengubah skor menjadi 2-0.
Kondisi ini membuat Milan terpukul. Meski sudah memasukkan striker Klass Jan Huntelaar dan Clarence Seedorf untuk menambah daya dobrak, gawang Cesar senantiasa aman.
Bahkan peluang bagus melalui sepakan first time Huntelaar masih bisa diblok kiper Brasil tersebut. Memasuki masa injury time, Inter harus bermain dengan sembilan orang setelah Lucio menerima kartu kuning kedua karena menghentikan bola dengan tangan.
Tapi terpukulnya mental Milan membuat hadiah penalti juga gagal menjadi gol. Ronaldinho, yang mencetak enam gol dalam tiga partai beruntun, gagal menundukkan Cesar sehingga kedudukan akhir tak berubah.
Hasil ini membuat Inter memenangi dua kali pertemuan musim ini dengan masing-masing 4-0 dan 2-0. Artinya skor terbesar 6-0 di Derby della Madonina sepanjang sejarah belum terpecahkan. Ini juga menjadi laga pertama Milan tanpa memasukkan gol dalam 10 partai terakhirnya. (Hdn)
Susunan pemain
Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Santon; Zanetti, Cambiasso, Muntari (Cordoba 87); Sneijder; Milito (Balotelli 81), Pandev (Motta 66).
Milan: Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli, Antonini (Jankulowski 77); Gattuso (Seedorf 46), Pirlo, Ambrosini (Huntelaar 80); Beckham, Borriello, Ronaldinho.
Minggu, 24 Januari 2010
9 Pemain Inter Libas Milan
Diposting oleh christian di 14.47
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar